Fajar t'lah menghantar pagi
Mentari tiada tampakkan sinarnya
Kelam berselimut awan hitam
Mendung bergelanyut seperti redupnya hatiku dalam penyesalan
Terseretku dalam puing kehancuran
Merintih menahan sesak dan gejolak yang tak terindahkan
Sesalpun tak mampu merengkuhmu kembali
Kejambanan kasih yang pernah kita miliki
Angkuh sikapmu ternyata karena lara hati
Mencibirku penuh dengki karena cinta yang aku khianati
Terjebak aku dalam permainan yang membuatku terhempas dalam kubangan kehampaan
Karena sesungguhnya kaulah yang masih bertengger dalam singgasana cintaku rajai hatiku
Kasih...
Maafkan tingkahku yang tak tau diri
Semua ulahku hanya ingin merengkuh hatimu kembali
Walau sadar ragaku t'lah dimiliki
Namun hatiku cintaku masih kau miliki
Berat 'ku jalani hari sepiku dalam nyeri
Tanpa tegurmu yang sejukan hati
Ijinkan 'ku tetap mencintaimu karena kaulah permata hatiku
Tak ingin lagi ku menyakitimu melukaimu
Mentari tiada tampakkan sinarnya
Kelam berselimut awan hitam
Mendung bergelanyut seperti redupnya hatiku dalam penyesalan
Terseretku dalam puing kehancuran
Merintih menahan sesak dan gejolak yang tak terindahkan
Sesalpun tak mampu merengkuhmu kembali
Kejambanan kasih yang pernah kita miliki
Angkuh sikapmu ternyata karena lara hati
Mencibirku penuh dengki karena cinta yang aku khianati
Terjebak aku dalam permainan yang membuatku terhempas dalam kubangan kehampaan
Karena sesungguhnya kaulah yang masih bertengger dalam singgasana cintaku rajai hatiku
Kasih...
Maafkan tingkahku yang tak tau diri
Semua ulahku hanya ingin merengkuh hatimu kembali
Walau sadar ragaku t'lah dimiliki
Namun hatiku cintaku masih kau miliki
Berat 'ku jalani hari sepiku dalam nyeri
Tanpa tegurmu yang sejukan hati
Ijinkan 'ku tetap mencintaimu karena kaulah permata hatiku
Tak ingin lagi ku menyakitimu melukaimu
Blitar, 270412
Tidak ada komentar:
Posting Komentar