Terbujur lesu rasa hatiku
terjebak sunyinya malam
tiada bisa terlena
angan membayang lekatnya canda
mengalir lembut keruas jiwa
Mendarat pandang pada sosok tampan
bermata tajam bagai elang
menembus ulu hati yang paling dalam
dengan penuh wibawa
hati berkecamuk penuh tanya
siapakah dia?....
Kian ku terlena oleh pesona maya
yang merenggut curiga
ingin terus bisa mengenalinya
Mengapa rasa yang telah lama sirna
kini mendekat hebat
tanpa kata ku mendamba
melebur subur dalam debur
tumbuh dalam sanubari
tanpa bisa ku mengusir pergi
Adakah dia merasakan nya
terjebak sunyinya malam
tiada bisa terlena
angan membayang lekatnya canda
mengalir lembut keruas jiwa
Mendarat pandang pada sosok tampan
bermata tajam bagai elang
menembus ulu hati yang paling dalam
dengan penuh wibawa
hati berkecamuk penuh tanya
siapakah dia?....
Kian ku terlena oleh pesona maya
yang merenggut curiga
ingin terus bisa mengenalinya
Mengapa rasa yang telah lama sirna
kini mendekat hebat
tanpa kata ku mendamba
melebur subur dalam debur
tumbuh dalam sanubari
tanpa bisa ku mengusir pergi
Adakah dia merasakan nya
Blitar, 190512
Tidak ada komentar:
Posting Komentar