Rona senja tlah menghantar peraduan malam
Dalam terang bulan purnama
Berkelipan gemintang memagari angkasa
Keindahan yang begitu sempurna
Tapi
Tiada bisa ku nikmati indahnya
Cemburumu yang membuatku renta
Dalam peluk air mata juga galaunya jiwa
Seringnya kau memupuk curiga
Pada jujurku yang terasa kau abaikannya
Kasih,
Mengapa tiada pernah kau percaya
Atas cinta yang aku punya
Juga ketulusan yang selama ini aku berikan
Kasih,
Lihatlah diri ini dengan mata hatimu
Rasakan getar rindu yang senantiasa mendayu
Membuana dalam qalbuku
Sudahi curigamu
Yang membuatku gundah tak punya arah
Merenggut damai yang ku punyai
Percayalah
Kukan menjaga cinta yang pernah kau titipkan
Mewujutkan harapan dan impian
Dalam terang bulan purnama
Berkelipan gemintang memagari angkasa
Keindahan yang begitu sempurna
Tapi
Tiada bisa ku nikmati indahnya
Cemburumu yang membuatku renta
Dalam peluk air mata juga galaunya jiwa
Seringnya kau memupuk curiga
Pada jujurku yang terasa kau abaikannya
Kasih,
Mengapa tiada pernah kau percaya
Atas cinta yang aku punya
Juga ketulusan yang selama ini aku berikan
Kasih,
Lihatlah diri ini dengan mata hatimu
Rasakan getar rindu yang senantiasa mendayu
Membuana dalam qalbuku
Sudahi curigamu
Yang membuatku gundah tak punya arah
Merenggut damai yang ku punyai
Percayalah
Kukan menjaga cinta yang pernah kau titipkan
Mewujutkan harapan dan impian
Blitar, 120512
Tidak ada komentar:
Posting Komentar