oleh: Ling-a & Rahysta
Cukup sekali kudengar
Segala keresahan hati
Yang selalu hantui hariku
Sirnalah sudah
Hari hari terlewati
Terasa indah bersamamu
Agungkan segala impian
Tentang bahagia yang akan terengkuh
Hari hari terlewati
Terasa damai jiwaku
Dalam semai doa mengalun
Dalam deras telaga bening mengalir
Memohon pada Allah
Tetap terjaga cinta yang terbina
Kian larut ,gulita tenggelam
Fajar menyapa
Membawa embun sejukan kalbu
Bersama mentari berseri
Membawa harap bahagia kan ku dekap
Blitar, 180612
Selasa, 19 Juni 2012
=♥= Senjaku Terluka =♥=
oleh: Rahysta
Blitar, 190612
Senjaku dalam lamunan
Karena setiaku t'lah kau duakan
Tak sanggupku menahan cinta
Bila hanya terus kau luka
Cukup sudah kuputuskan
Tuk mengakiri segalanya
Meski berat tuk melepasmu
Dari hidupku
Mungkin ini jalan terbaik
Untuk kita berdua
Tergores luka di jantung hati
Karenamu
Sakit tak tertahankan
Tak merela bila hati terus menghiba
Ku pasrah walau terasa sesak
Menghantam jiwa
Ku mengalah
Demi kau bahagia
Karena setiaku t'lah kau duakan
Tak sanggupku menahan cinta
Bila hanya terus kau luka
Cukup sudah kuputuskan
Tuk mengakiri segalanya
Meski berat tuk melepasmu
Dari hidupku
Mungkin ini jalan terbaik
Untuk kita berdua
Tergores luka di jantung hati
Karenamu
Sakit tak tertahankan
Tak merela bila hati terus menghiba
Ku pasrah walau terasa sesak
Menghantam jiwa
Ku mengalah
Demi kau bahagia
Blitar, 190612
Senin, 18 Juni 2012
=♥= Cinta Segi Tiga =♥=
Oleh : Rahysta
Memang tak seharusnya
Aku terjebak di persimpangan
... Antara kau dan dia
Yang sama sama ku cinta
Rasa ini tumbuh
Diantara sengketa kita
Dia datang menghapus luka
Memberi kekuatan saat ku tak berdaya
Tempatku tumpahkan segala asa
Namun
Aku juga tak bisa
Melepasmu begitu saja
Terlalu banyak kenangan indah
Disaat kita bersama
Kini
Aku dalam dilema
Tak tau harus pilih yang mana
Tak mampu ku melukainya
Kau dan dia memberi arti yang sempurna
Tak mungkin pula dapat kumiliki keduanya
Blitar,16-06-2012
Kamis, 14 Juni 2012
=♥= Setangkai Rindu =♥=
oleh: Rahysta
Blitar, 150612
Getar menjalar dalam aliran merah
di hening malam yang kian sunyi
hanya terdengar sayup hembusan angin
menderu menerpa wajahku
memahat sebuah nama
yang tlah bertahta di singga sana
berteman sepi ku rajut senyumu didalam mimpi
menemaniku dalam lelap sampai pagi
ku titipkan pada kedipan bintang
setangkai rindu yanng bersemayam
dalam lubuk hati yanp paling dalam
tuk kau kekasiihku yang jauh di sebrang
Bawalah aku ke hangat pelukan
dalam mimpi kita bermesraan
berdua menyatukan cinta
serta rindu yang bergelora
di hening malam yang kian sunyi
hanya terdengar sayup hembusan angin
menderu menerpa wajahku
memahat sebuah nama
yang tlah bertahta di singga sana
berteman sepi ku rajut senyumu didalam mimpi
menemaniku dalam lelap sampai pagi
ku titipkan pada kedipan bintang
setangkai rindu yanng bersemayam
dalam lubuk hati yanp paling dalam
tuk kau kekasiihku yang jauh di sebrang
Bawalah aku ke hangat pelukan
dalam mimpi kita bermesraan
berdua menyatukan cinta
serta rindu yang bergelora
Blitar, 150612
=♥= Inginku =♥=
Oleh : Rahysta
Entah esok atau lusa
Kukan pergi bersama titian luka
Ku ingin bersamamu
Melewati disetiap detik nafasku
Mengarungi indahnya Pelangi
Yang bertiraikan rindu dan kasihmu
Beralaskan permadani cintamu
Akan kah semua jadi nyata.....
Atau........
Hanya sebatas hayalku saja
Yang merangkai mimpi di siang hari
Dan tak akan mungkin ku gapai
Blitar, 20-042012
Tentang rasaku
Yang kian mendalam mengental di hatiku
... Sedang aku tak tauEntah esok atau lusa
Kukan pergi bersama titian luka
Ku ingin bersamamu
Melewati disetiap detik nafasku
Mengarungi indahnya Pelangi
Yang bertiraikan rindu dan kasihmu
Beralaskan permadani cintamu
Akan kah semua jadi nyata.....
Atau........
Hanya sebatas hayalku saja
Yang merangkai mimpi di siang hari
Dan tak akan mungkin ku gapai
Blitar, 20-042012
=♥= Aku Lelah =♥=
oleh: Rahysta
Blitar, 070612
Aku lelah
tak sedikitpun kau mau berubah
mencintaiku dengan liku-liku cemburu
yang membuatku kian pilu
Kenapa kau selalu saja menyakitiku
dengan segala tuduhanmu
hingga dilema diantara kita
emosi yang bicara
Aku lelah
tapi mengapa rinduku tak mau tau
terus saja menggebu dalam hatiku
menyentuh lembut kalbuku
bila tiada sapamu
Apakah kau tak merasakan
tulus cintaku dari lubuk hati yang paling dalam
Aku letih dengan pertengkaran
mengapa tiada kepercayaan
andai kau tau hanya kaulah yang bertahta
dalam singgasana cintaku
tentu tak akan kau meragu
Semoga Tuhan menjaga cinta kita
tak sedikitpun kau mau berubah
mencintaiku dengan liku-liku cemburu
yang membuatku kian pilu
Kenapa kau selalu saja menyakitiku
dengan segala tuduhanmu
hingga dilema diantara kita
emosi yang bicara
Aku lelah
tapi mengapa rinduku tak mau tau
terus saja menggebu dalam hatiku
menyentuh lembut kalbuku
bila tiada sapamu
Apakah kau tak merasakan
tulus cintaku dari lubuk hati yang paling dalam
Aku letih dengan pertengkaran
mengapa tiada kepercayaan
andai kau tau hanya kaulah yang bertahta
dalam singgasana cintaku
tentu tak akan kau meragu
Semoga Tuhan menjaga cinta kita
Blitar, 070612
=♥= Letih =♥=
oleh: Rahysta
Blitar, 060612
Senjamu t'lah berlalu
merangkak ke kaki malam yang sunyi
temaram cahaya tak lagi memberi terang
di sekat letihku yang menghuncam
Ditepian ranjang 'ku termenung
inginku malam ini bercinta denganMu
menghabiskan sisa malam dengan cumbuMU
melumat letihku
mengulum sedih hingga tak berbuih
sampai tak lagi 'ku rasakah perih
Tuhan cumbu aku dihangat rengkuhmu
ulurkan tangan pada jiwaku yang rentan
jangan kau tampar aku dengan kegalauan
yang akan menyesatkanku pada bujuk rayu setan
S'moga esok hari dapat 'ku rasai damai
sejuk embun pagi
bersama munculnya mentari
merangkak ke kaki malam yang sunyi
temaram cahaya tak lagi memberi terang
di sekat letihku yang menghuncam
Ditepian ranjang 'ku termenung
inginku malam ini bercinta denganMu
menghabiskan sisa malam dengan cumbuMU
melumat letihku
mengulum sedih hingga tak berbuih
sampai tak lagi 'ku rasakah perih
Tuhan cumbu aku dihangat rengkuhmu
ulurkan tangan pada jiwaku yang rentan
jangan kau tampar aku dengan kegalauan
yang akan menyesatkanku pada bujuk rayu setan
S'moga esok hari dapat 'ku rasai damai
sejuk embun pagi
bersama munculnya mentari
Blitar, 060612
=♥= Getar Indah Jiwaku =♥=
oleh: Rahysta
Blitar, 050612
Senandung irama merdu
Mengalun indah menyusup kalbu
Getarkan jiwa dalam bisikan cinta
Yang kau dendangkan dalam dawai asmara
Mengusih gelisahku yang tak terarah
Menyambut uluran kasihmu yang membuncah
Kian dalam rasa yang 'ku punya
Mendasar diujung relung
Walau cemburu curiga menoreh
Memberi warna dalam makna
hiasi serambi kasih, taman beranda cinta kita
Andai kau merasa
Getar indah dijiwa
Hanya karena hadirmu dalam sapa
Yang mampu membangkitkan bulu perindu
Menaruh setia diatas segala
Karena sesungguhnya kaulah yang aku cinta
Mengalun indah menyusup kalbu
Getarkan jiwa dalam bisikan cinta
Yang kau dendangkan dalam dawai asmara
Mengusih gelisahku yang tak terarah
Menyambut uluran kasihmu yang membuncah
Kian dalam rasa yang 'ku punya
Mendasar diujung relung
Walau cemburu curiga menoreh
Memberi warna dalam makna
hiasi serambi kasih, taman beranda cinta kita
Andai kau merasa
Getar indah dijiwa
Hanya karena hadirmu dalam sapa
Yang mampu membangkitkan bulu perindu
Menaruh setia diatas segala
Karena sesungguhnya kaulah yang aku cinta
Blitar, 050612
=♥= Liar Membara =♥=
oleh: Rahysta
Blitar, 020612
Pagiku terasa berseri
walau mentari redup
berselimutkan awan hitam
Tetesan embun masih membasah di wajah daun
menyejukan kalbu yang terbalut rindu
diantara hangat sapa dan doa
ketika fajar membuka mata
Pun juga kuncup cintaku
kian tumbuh liar diantara ilalang
walau tak musim hujan
setetes embun mampu menumbuhkan tunas baru
di puing-puing reruntuhan hatiku
S'moga kuncup cintaku kan tetap terjaga
sampai saat kita berjumpa
dalam rengkuhan ridho Sang Pencipta
dan tak akan layu sebelum waktunya
hanya tuk'mu seorang
walau mentari redup
berselimutkan awan hitam
Tetesan embun masih membasah di wajah daun
menyejukan kalbu yang terbalut rindu
diantara hangat sapa dan doa
ketika fajar membuka mata
Pun juga kuncup cintaku
kian tumbuh liar diantara ilalang
walau tak musim hujan
setetes embun mampu menumbuhkan tunas baru
di puing-puing reruntuhan hatiku
S'moga kuncup cintaku kan tetap terjaga
sampai saat kita berjumpa
dalam rengkuhan ridho Sang Pencipta
dan tak akan layu sebelum waktunya
hanya tuk'mu seorang
=♥= Dimana =♥=
oleh: Rahysta
Blitar, 290512
Indah suasana pantai
Semilir angin datang membelai
bersama debur ombak yang saling mengejar
namun tak membawa damai
pada hatiku senja ini
T'lah jauh kaki melangkah
menelusuri jejak yang sempat patah
letih tiada 'ku peduli
bersama gigih yang aku miliki
Dimanakah kan 'ku temui
cinta yang dulu sempat bersemi
mewangi dilubuk hati
mengapa pergi
tinggalkan luka yang amat nyeri
Serpihan luka kian 'ku rasa
kepingan kenangan terdampar pada ingatan
memekik rindu yang tiada pernah berlalu
dimanakah kan ku temukan
segugus rindu yang bisa hangati relung jantungku
Semilir angin datang membelai
bersama debur ombak yang saling mengejar
namun tak membawa damai
pada hatiku senja ini
T'lah jauh kaki melangkah
menelusuri jejak yang sempat patah
letih tiada 'ku peduli
bersama gigih yang aku miliki
Dimanakah kan 'ku temui
cinta yang dulu sempat bersemi
mewangi dilubuk hati
mengapa pergi
tinggalkan luka yang amat nyeri
Serpihan luka kian 'ku rasa
kepingan kenangan terdampar pada ingatan
memekik rindu yang tiada pernah berlalu
dimanakah kan ku temukan
segugus rindu yang bisa hangati relung jantungku
Blitar, 290512
=♥= Uang =♥=
oleh: Rahysta
Blitar, 260512
Uang
kini jaman uang , segalanya uang
kadang cinta di tendang juga karena uang
apa-apa uang
Semua insan pasti butuh uang
tapi uang juga bukan segalanya
ada pula yang tak bisa terbeli dengan uang
Dengan uang kita bisa beli jam
tapi tidak bisa membeli waktu yang t'lah lalu maupun mendatang
Dengan uang kita bisa beli ranjang
tapi tidak bisa membeli nikmatnya lelap
Dengan uang kita bisa beli buku
tapi tidak bisa beli ilmu
Dengan uang kita bisa beli obat
tapi tidak bisa beli sehat
Dengan uang kita bisa beli darah
tapi tidak bisa beli nyawa
Dengan uang kita bisa beli kemewahan
tapi tidak bisa beli kewibawaan
Dengan uang kita bisa beli rumah
tapi tidak bisa beli keluarga
Jadikan uang tuk penuhi kehidupan di dunia
juga jembatan tuk gapai surga di akherat
kini jaman uang , segalanya uang
kadang cinta di tendang juga karena uang
apa-apa uang
Semua insan pasti butuh uang
tapi uang juga bukan segalanya
ada pula yang tak bisa terbeli dengan uang
Dengan uang kita bisa beli jam
tapi tidak bisa membeli waktu yang t'lah lalu maupun mendatang
Dengan uang kita bisa beli ranjang
tapi tidak bisa membeli nikmatnya lelap
Dengan uang kita bisa beli buku
tapi tidak bisa beli ilmu
Dengan uang kita bisa beli obat
tapi tidak bisa beli sehat
Dengan uang kita bisa beli darah
tapi tidak bisa beli nyawa
Dengan uang kita bisa beli kemewahan
tapi tidak bisa beli kewibawaan
Dengan uang kita bisa beli rumah
tapi tidak bisa beli keluarga
Jadikan uang tuk penuhi kehidupan di dunia
juga jembatan tuk gapai surga di akherat
Blitar, 260512
=♥= Setangkai Rindu Buat Kekasihku =♥=
oleh: Rahysta
Blitar, 250512
Pagiku diam
Ketika kenari tak lagi bernyanyi
Ketika pucuk cemara terpaku membisu
Membawa jiwa berkelana
Mendayu angan dalam lamunan
Disini
Masih kusimpan setangkai rinduku
Disudut hatiku, dimana keresahan membias sendu
Hingga letih hati, temani sepiku
Tanyaku pada awan
Masih sanggupkan tangan ini melukis langit
Dari gambaran pasi wajahmu
Masih bisakah ku sulam mega hitam
Dari teduhnya tatap matamu
Diantara rindu yang menghempaskanku
Dalam kenangan bersamamu
Atau
Kubiarkan ganasnya sang bayu menghapus jejakmu
Namun ku tetap di sini
sampai kau kembali
Ketika kenari tak lagi bernyanyi
Ketika pucuk cemara terpaku membisu
Membawa jiwa berkelana
Mendayu angan dalam lamunan
Disini
Masih kusimpan setangkai rinduku
Disudut hatiku, dimana keresahan membias sendu
Hingga letih hati, temani sepiku
Tanyaku pada awan
Masih sanggupkan tangan ini melukis langit
Dari gambaran pasi wajahmu
Masih bisakah ku sulam mega hitam
Dari teduhnya tatap matamu
Diantara rindu yang menghempaskanku
Dalam kenangan bersamamu
Atau
Kubiarkan ganasnya sang bayu menghapus jejakmu
Namun ku tetap di sini
sampai kau kembali
Blitar, 250512
=♥= Hitam =♥=
oleh: Rahysta
Blitar, 230512
Dalam sajak malam
Terlukis kelam luka yang mendalam
Tiada warna terang
Lunglai terhempas dalam kepalsuan
Hitam
Ku berpijak pada gelap
Tiada warna-warni pelangi
Semua tlah menepi
Hanya hitam pekat yang terlihat
Dibayang semu yang kian layu
Hitam
Masih adakah pelita
yang mengusung terangnya jiwa
Hitam
Berbincangku pada malam
Lupakan mimpi yang terkelam
Berharap fajar datang
Bersama mertari yang berseri
Sinarnya hangati jiwa yang sempat lalai
Terlukis kelam luka yang mendalam
Tiada warna terang
Lunglai terhempas dalam kepalsuan
Hitam
Ku berpijak pada gelap
Tiada warna-warni pelangi
Semua tlah menepi
Hanya hitam pekat yang terlihat
Dibayang semu yang kian layu
Hitam
Masih adakah pelita
yang mengusung terangnya jiwa
Hitam
Berbincangku pada malam
Lupakan mimpi yang terkelam
Berharap fajar datang
Bersama mertari yang berseri
Sinarnya hangati jiwa yang sempat lalai
Blitar, 230512
Rabu, 13 Juni 2012
=♥= Resah Hatiku =♥=
oleh: Rahysta
Blitar, 220512
Rujuk senja tlah tiba
jingga menghias angkasa
mengalun lembut indahnya nada
menggema masuk dalam relung jiwa
Tergores luka hatimu oleh sajak puisiku
lukisan kata hatiku
saat pertama kali kita bertemu
di juanda oktober lalu
Tenggelam aku dalam lautan asmara
larut dalam cawan cintamu
menggunung rasa rinduku
hingga bayangmu tak pernah pergi dari detik waktuku
Dan kau cemburu
toreh luka pula yang aku rasa
curiga merayapi pikiran
takut hatimu dicuri gelita
sembab mata saat kau tak menyapa
resah menyandra damainya jiwa
Namun
ku masih disini
bersama cinta yang tulus suci
setia yang ku miliki
berteguh diri menjaga hati
pertahankan ikatan yang terbina
sampai batas waktunya tiba
labuhkan rindu saat bertemu
jingga menghias angkasa
mengalun lembut indahnya nada
menggema masuk dalam relung jiwa
Tergores luka hatimu oleh sajak puisiku
lukisan kata hatiku
saat pertama kali kita bertemu
di juanda oktober lalu
Tenggelam aku dalam lautan asmara
larut dalam cawan cintamu
menggunung rasa rinduku
hingga bayangmu tak pernah pergi dari detik waktuku
Dan kau cemburu
toreh luka pula yang aku rasa
curiga merayapi pikiran
takut hatimu dicuri gelita
sembab mata saat kau tak menyapa
resah menyandra damainya jiwa
Namun
ku masih disini
bersama cinta yang tulus suci
setia yang ku miliki
berteguh diri menjaga hati
pertahankan ikatan yang terbina
sampai batas waktunya tiba
labuhkan rindu saat bertemu
Blitar, 220512
=♥= Pesona Pada Pandangan Pertama =♥=
oleh: Rahysta
Blitar, 190512
Terbujur lesu rasa hatiku
terjebak sunyinya malam
tiada bisa terlena
angan membayang lekatnya canda
mengalir lembut keruas jiwa
Mendarat pandang pada sosok tampan
bermata tajam bagai elang
menembus ulu hati yang paling dalam
dengan penuh wibawa
hati berkecamuk penuh tanya
siapakah dia?....
Kian ku terlena oleh pesona maya
yang merenggut curiga
ingin terus bisa mengenalinya
Mengapa rasa yang telah lama sirna
kini mendekat hebat
tanpa kata ku mendamba
melebur subur dalam debur
tumbuh dalam sanubari
tanpa bisa ku mengusir pergi
Adakah dia merasakan nya
terjebak sunyinya malam
tiada bisa terlena
angan membayang lekatnya canda
mengalir lembut keruas jiwa
Mendarat pandang pada sosok tampan
bermata tajam bagai elang
menembus ulu hati yang paling dalam
dengan penuh wibawa
hati berkecamuk penuh tanya
siapakah dia?....
Kian ku terlena oleh pesona maya
yang merenggut curiga
ingin terus bisa mengenalinya
Mengapa rasa yang telah lama sirna
kini mendekat hebat
tanpa kata ku mendamba
melebur subur dalam debur
tumbuh dalam sanubari
tanpa bisa ku mengusir pergi
Adakah dia merasakan nya
Blitar, 190512
=♥= Rindu Kenangan =♥=
oleh: Rahysta
Blitar, 160512
Ruas malam tlah datang
membawa sepi dalam rindu sebuah kenangan
yang tersusun rapi pada lembar cerita
saat hati di landa asmara
dalam nuangsa indahnya purnama
Tlah ku biaskan rinduku pada langit yang membentang
ku titipkan salam
untukmu pada bulan dan gemintang
ku bisikan pada hembusan angin malam
tentang resahnya hati saat kau tiada di sisi
Begitu tegas sang waktu menyita masa
mengambil cerita kita
mengemasnya menjadi sebuah kenangan
lentiknya jemariku
hanya sempat bermain dengan leher pena
mengukir indah cerita hati dalam gugus penantian
smoga indah pula dalam pertemuan
membawa sepi dalam rindu sebuah kenangan
yang tersusun rapi pada lembar cerita
saat hati di landa asmara
dalam nuangsa indahnya purnama
Tlah ku biaskan rinduku pada langit yang membentang
ku titipkan salam
untukmu pada bulan dan gemintang
ku bisikan pada hembusan angin malam
tentang resahnya hati saat kau tiada di sisi
Begitu tegas sang waktu menyita masa
mengambil cerita kita
mengemasnya menjadi sebuah kenangan
lentiknya jemariku
hanya sempat bermain dengan leher pena
mengukir indah cerita hati dalam gugus penantian
smoga indah pula dalam pertemuan
Blitar, 160512
=♥= Ku Sandarkan Lelahku =♥=
oleh: Rahysta
Blitar, 150512
Tlah tiba di ujung senja
dengan gurat senja di cakrawala
menapaki letih rentan nya jiwa
peluh melepuh banjiri pori
menyandar lelah di pintu malam
Nilam malam hangat menyambut
memberi ruang lepaskan gerah
meniti mimpi di balik sunyi
dalam dekap lena sesaat
Menikmati bisik sepi gulita
dalam belaian angin malam
melepas segala pengap yang ada
menaruh pasrah pada sang Pencipta
Berharap fajar datang membentang
pameri indahnya cahaya sang surya
jilati embun di wajah rumput
berkilauan laksa berlian
menoreh tegap pada jiwa
memberi damai pada sanubari
dengan gurat senja di cakrawala
menapaki letih rentan nya jiwa
peluh melepuh banjiri pori
menyandar lelah di pintu malam
Nilam malam hangat menyambut
memberi ruang lepaskan gerah
meniti mimpi di balik sunyi
dalam dekap lena sesaat
Menikmati bisik sepi gulita
dalam belaian angin malam
melepas segala pengap yang ada
menaruh pasrah pada sang Pencipta
Berharap fajar datang membentang
pameri indahnya cahaya sang surya
jilati embun di wajah rumput
berkilauan laksa berlian
menoreh tegap pada jiwa
memberi damai pada sanubari
Blitar, 150512
=♥= Beri Aku Percaya =♥=
oleh: Rahysta
Blitar, 120512
Rona senja tlah menghantar peraduan malam
Dalam terang bulan purnama
Berkelipan gemintang memagari angkasa
Keindahan yang begitu sempurna
Tapi
Tiada bisa ku nikmati indahnya
Cemburumu yang membuatku renta
Dalam peluk air mata juga galaunya jiwa
Seringnya kau memupuk curiga
Pada jujurku yang terasa kau abaikannya
Kasih,
Mengapa tiada pernah kau percaya
Atas cinta yang aku punya
Juga ketulusan yang selama ini aku berikan
Kasih,
Lihatlah diri ini dengan mata hatimu
Rasakan getar rindu yang senantiasa mendayu
Membuana dalam qalbuku
Sudahi curigamu
Yang membuatku gundah tak punya arah
Merenggut damai yang ku punyai
Percayalah
Kukan menjaga cinta yang pernah kau titipkan
Mewujutkan harapan dan impian
Dalam terang bulan purnama
Berkelipan gemintang memagari angkasa
Keindahan yang begitu sempurna
Tapi
Tiada bisa ku nikmati indahnya
Cemburumu yang membuatku renta
Dalam peluk air mata juga galaunya jiwa
Seringnya kau memupuk curiga
Pada jujurku yang terasa kau abaikannya
Kasih,
Mengapa tiada pernah kau percaya
Atas cinta yang aku punya
Juga ketulusan yang selama ini aku berikan
Kasih,
Lihatlah diri ini dengan mata hatimu
Rasakan getar rindu yang senantiasa mendayu
Membuana dalam qalbuku
Sudahi curigamu
Yang membuatku gundah tak punya arah
Merenggut damai yang ku punyai
Percayalah
Kukan menjaga cinta yang pernah kau titipkan
Mewujutkan harapan dan impian
Blitar, 120512
=♥= Tentang Rasaku =♥=
oleh: Rahysta
Blitar, 090512
Malam kian larut
Benderang cahaya bulan purnama
berkedip bintang mengelilinginya
sang bayu berhembus membelai rambutku
menghantar getar rindu yang kau titipkan
Masih tersimpan dalam ingatku
ketika kau bisikan kata hatimu
masih 'ku kenang tak akan 'ku lupakan
tak pernah terbuang
semua yang kau titipkan
walau hanya lewat nyanyian
dirimu selalu 'ku kenang
Kini kita berjauhan
terpisah ruang dan lautan
namun cinta takan terpisahkan
rindu kan tetap bertandang
menyatukan kalbu dalam harapan
Inilah rasaku
rasa yang aku takutkan
ketika cinta kian membara
tulus suci dari hati seputih mawar ini
kan ku sembahkan padamu
Inilah rasaku
rasa takut kehilanganmu
rasa yang sering 'ku tutup dengan egoisku
rasa yang membuatku kian mengingat keangunanMU
Tuhan satukan hati kami dalam ridhomu
Benderang cahaya bulan purnama
berkedip bintang mengelilinginya
sang bayu berhembus membelai rambutku
menghantar getar rindu yang kau titipkan
Masih tersimpan dalam ingatku
ketika kau bisikan kata hatimu
masih 'ku kenang tak akan 'ku lupakan
tak pernah terbuang
semua yang kau titipkan
walau hanya lewat nyanyian
dirimu selalu 'ku kenang
Kini kita berjauhan
terpisah ruang dan lautan
namun cinta takan terpisahkan
rindu kan tetap bertandang
menyatukan kalbu dalam harapan
Inilah rasaku
rasa yang aku takutkan
ketika cinta kian membara
tulus suci dari hati seputih mawar ini
kan ku sembahkan padamu
Inilah rasaku
rasa takut kehilanganmu
rasa yang sering 'ku tutup dengan egoisku
rasa yang membuatku kian mengingat keangunanMU
Tuhan satukan hati kami dalam ridhomu
Blitar, 090512
=♥= Menantimu =♥=
oleh: Rahysta
Blitar, 080512
Terukir indah pada denyut darah
Bergejolak menyebar keseluruh arah
Mengarungi butiran merah
Menjelma indah pada pilar yang sempat patah
Terpatri rapi pada relung hati
Berjajar memilar sebagai pijar
Jadikan pondasi sebuah ikrar
Tentang menyatunya jiwa pada naungan cinta
Merona pancarkan aura bahagia
Deras mengalir senandung zikir
Membuana dalam rentan nya jiwa
Memberi sejuk pada sukma yang lara
Menantimu dalam dekap doa
Smoga terjaga cinta yang t'lah terbina
sampai saat waktunya tiba
Bergejolak menyebar keseluruh arah
Mengarungi butiran merah
Menjelma indah pada pilar yang sempat patah
Terpatri rapi pada relung hati
Berjajar memilar sebagai pijar
Jadikan pondasi sebuah ikrar
Tentang menyatunya jiwa pada naungan cinta
Merona pancarkan aura bahagia
Deras mengalir senandung zikir
Membuana dalam rentan nya jiwa
Memberi sejuk pada sukma yang lara
Menantimu dalam dekap doa
Smoga terjaga cinta yang t'lah terbina
sampai saat waktunya tiba
Blitar, 080512
=♥= Keegoisanmu Rampas Damaiku =♥=
oleh: Rahysta
Blitar, 050512
Tiada lagi kata yang lebih bermakna
bila sua tak pernah kau jaga
tuduhan pun mengalir tak bernada
merenggut percaya dari janji setia
amarah memenuhi rongga dada
tertuang pada pagi yang menggulita
Air mata hanya jadi sesal sementara
saat kemelut benci bercongkak pada emosi
diantara ninjai cemburu yang menyelimuti kalbu
egoispun yang t'lah bertahta
berbicara seolah sang raja sedang menghakimi terdakwa
pelepah mimpi pun tergadai terusung pergi
Hanya pasrah pada Tuhan
itu yang bisa aku lakukan
jalani hari sepi, ciptakan damai diatas nyeri
Songsong mentari esok hari
walau tak secerah hari yang telah terlalui
kelabu yang terpajang di langit biru
hujan pun datang menggebu
namun 'ku tetap disini
tersenyum pada keteguhan hati
bersama setia dan cinta yang tulus dari hati
bila sua tak pernah kau jaga
tuduhan pun mengalir tak bernada
merenggut percaya dari janji setia
amarah memenuhi rongga dada
tertuang pada pagi yang menggulita
Air mata hanya jadi sesal sementara
saat kemelut benci bercongkak pada emosi
diantara ninjai cemburu yang menyelimuti kalbu
egoispun yang t'lah bertahta
berbicara seolah sang raja sedang menghakimi terdakwa
pelepah mimpi pun tergadai terusung pergi
Hanya pasrah pada Tuhan
itu yang bisa aku lakukan
jalani hari sepi, ciptakan damai diatas nyeri
Songsong mentari esok hari
walau tak secerah hari yang telah terlalui
kelabu yang terpajang di langit biru
hujan pun datang menggebu
namun 'ku tetap disini
tersenyum pada keteguhan hati
bersama setia dan cinta yang tulus dari hati
Blitar, 050512
=♥= Rinduku =♥=
Oleh : Rahysta
Mendung menggenang jadikan gerimis mengundang
Juga langkahku
Tak pernah patah walo hati merindu
Berjalan menyusuri rintik hujan
Menikmati dingin dengan kaki telanjang
Bermain air dengan payung di tangan
Ingin ku terikkan rindu yang bertandang
Kepadamu wahai sang hujan, sampaikan salam
Ku masih di sini dengan setia
Cinta yang kian membara
Merindukan engkau wahai belahan jiwa
Dengan tetap menjaga hati
Karena hadirmu yang begitu berarti
Tunggu aku sampai kembali
Bersamamu ikrarkan janji suci
Gapai bahagia hidup didunia
Juga selamat di akherat sana
Smoga Allah meridhoi cinta kita
Aamiin
Blitar, 19-04-2012
Waktu terus berlalu meninggalkan pagi dalam sendu
Mentari juga enggan tampaki diri
... Langit berselimut kabut, Mendung menggenang jadikan gerimis mengundang
Juga langkahku
Tak pernah patah walo hati merindu
Berjalan menyusuri rintik hujan
Menikmati dingin dengan kaki telanjang
Bermain air dengan payung di tangan
Ingin ku terikkan rindu yang bertandang
Kepadamu wahai sang hujan, sampaikan salam
Ku masih di sini dengan setia
Cinta yang kian membara
Merindukan engkau wahai belahan jiwa
Dengan tetap menjaga hati
Karena hadirmu yang begitu berarti
Tunggu aku sampai kembali
Bersamamu ikrarkan janji suci
Gapai bahagia hidup didunia
Juga selamat di akherat sana
Smoga Allah meridhoi cinta kita
Aamiin
Blitar, 19-04-2012
=♥= Rentan Jiwaku =♥=
oleh: Rahysta
Blitar, 030512
Berpeluk pada gelapnya malam
Merenung duduk di tepian ranjang
Memandang curahnya hujan
Yang berembun di kaca cendela
Di bawah sinar lampu dan hembusan sang bayu
ku coba menelaah rasa sepi yang datang menyapa
Merayapi gundahnya jiwa
Menyapu kelunya hatiku
Menghela nafas dalam hampa
Seraya menitis tetes air mata duka
Dalam jambanan rentanya jiwa
Hilangkan damai yang ada
Mengusung parau dalam sengsara
Senyumpun tiada bisa aku cipta
Saat hati ini didera usam nya janji tak setia
Dan harus terperosok dalam nyeri yang tiada kunjung sirna
Merenung duduk di tepian ranjang
Memandang curahnya hujan
Yang berembun di kaca cendela
Di bawah sinar lampu dan hembusan sang bayu
ku coba menelaah rasa sepi yang datang menyapa
Merayapi gundahnya jiwa
Menyapu kelunya hatiku
Menghela nafas dalam hampa
Seraya menitis tetes air mata duka
Dalam jambanan rentanya jiwa
Hilangkan damai yang ada
Mengusung parau dalam sengsara
Senyumpun tiada bisa aku cipta
Saat hati ini didera usam nya janji tak setia
Dan harus terperosok dalam nyeri yang tiada kunjung sirna
Blitar, 030512
=♥= Pedihku =♥=
Oleh: Rahysta
Blitar, 13-06-2012
Usah kau sesali
Segalanya t'lah terjadi
Tak mungkin bisa kembali
Membawa keutuhan hati
Usah kau bersedih
Tentang derita yang menerpa
Biarlah sakit menggigit jiwa
Menggerogoti rongga dalam dada
Mengiris hati menjadi serpihan luka
Pergilah kasih
Biarkan ku tanggung sendiri
rasa sakit dan perih
Usah kau ikut merintih
Teteskan air mata yang tiada guna
Karena ku takan kembali
menggenggam cinta
Pergilah kasih
Bawa semua dusta
Tak mau ku kecewa
'tuk kedua kalinya
Biarpun cinta masih menggelora
Kurela asal kau bahagia
Blitar, 13-06-2012
Selasa, 12 Juni 2012
=♥= Senjaku =♥=
oleh: Rahysta
Blitar, 020512
Termangu ku di depan pintu dapurku
kupandangi tomat yang ada di genggamanku
ranum
tetap saja kau buah kesayanganku
namun tak ada niatku tuk segera melahapmu seperti yang lalu
Kubersimpuh di depan kulkasku
ku pandangi bias yang t'lah lepas
ku menghela dalam sesak nya nafas
ternyata segalanya t'lah terbang bebas
Halus rasa rayapi dalam jiwa
membisikan puing-puing duka
yang tak sanggup lagi ku tidak meneteskan air mata
Lerailah hatiku dalam tangisan
diamlah kau walau dalam kehampaan
ternyata memang masih ada apel
selain tomat kesayangan
ah.......... sudahlah
bujuk batinku
yang kian membuat air mataku berderaian
di awal senjaku dalam tangisan
kupandangi tomat yang ada di genggamanku
ranum
tetap saja kau buah kesayanganku
namun tak ada niatku tuk segera melahapmu seperti yang lalu
Kubersimpuh di depan kulkasku
ku pandangi bias yang t'lah lepas
ku menghela dalam sesak nya nafas
ternyata segalanya t'lah terbang bebas
Halus rasa rayapi dalam jiwa
membisikan puing-puing duka
yang tak sanggup lagi ku tidak meneteskan air mata
Lerailah hatiku dalam tangisan
diamlah kau walau dalam kehampaan
ternyata memang masih ada apel
selain tomat kesayangan
ah.......... sudahlah
bujuk batinku
yang kian membuat air mataku berderaian
di awal senjaku dalam tangisan
Blitar, 020512
=♥= Teriak 'ku =♥=
oleh: Rahysta
Blitar, 010512
Dengan diam kau sama sekali takpaham
Ku teriaki....
Kau bilang kami banyak tuntutan
Sungguh keterlaluan
Hanya bisa kau bicara tanpa pernah ada nyata
Janji membumbung tinggi tiada pernah kau tepati
Kau sebuti kami PAHLAWAN DEVISA
Kau hitungi TIRLUNAN uang negara
Kau banggakan dan merasa bahagia
Tanpa kau pikir nyawa kamilah taruhan nya
Tanpa perlindungan hingga kami lah korbannya
Wahai PEMERINTAH INDONESIA
Jadi TKI bukan lah sebuah cita-cita
Bukan meng-EXSPOR TENAGA itu yang kami inginkan
Tapi ciptakan lapangan kerja
Itulah yang hendaknya kau pikirkan
Lelah kami jadi sapi perahan
Bukan janji yang kami nantikan
Tapi bukti..
Bukti perlindungan bagi rakyatmu yang ada di negeri orang
Yang nyawanya diambang kematian
Ku teriaki....
Kau bilang kami banyak tuntutan
Sungguh keterlaluan
Hanya bisa kau bicara tanpa pernah ada nyata
Janji membumbung tinggi tiada pernah kau tepati
Kau sebuti kami PAHLAWAN DEVISA
Kau hitungi TIRLUNAN uang negara
Kau banggakan dan merasa bahagia
Tanpa kau pikir nyawa kamilah taruhan nya
Tanpa perlindungan hingga kami lah korbannya
Wahai PEMERINTAH INDONESIA
Jadi TKI bukan lah sebuah cita-cita
Bukan meng-EXSPOR TENAGA itu yang kami inginkan
Tapi ciptakan lapangan kerja
Itulah yang hendaknya kau pikirkan
Lelah kami jadi sapi perahan
Bukan janji yang kami nantikan
Tapi bukti..
Bukti perlindungan bagi rakyatmu yang ada di negeri orang
Yang nyawanya diambang kematian
Blitar, 010512
Senin, 11 Juni 2012
=♥= Tanpamu =♥=
oleh: Rahysta
Blitar, 300412
Senja merayap di kaki malam
sepi...
Tanpa hadirmu dalam sapaan
Memasung jiwaku dalam kehampaan
Bila kau ada selalu saja kau 'ku persia
Sering kali tuturku yang membuatmu luka
Karena tajamnya kata yang aku cipta
Sedang akupun tiada pernah menyadarinya
Tapi,
Setelah 'ku renungi
Akulah kekasihmu yang keras hati
Mau menangnya sendiri
Tanpa memikirkan hatimu
Yang diam dalam kedukaan
Maafkan
Aku yang selalu membuatmu teteskan air mata
Kini 'ku tau
Niatmu sungguh
Cintamu tulus
Besar kasih yang kau berikan
Dengan bukti-bukti yang kau tunjuki
Tak akan aku ulangi menyakitimu dengan egoisku
Karena kau begitu berarti untuk 'ku
sepi...
Tanpa hadirmu dalam sapaan
Memasung jiwaku dalam kehampaan
Bila kau ada selalu saja kau 'ku persia
Sering kali tuturku yang membuatmu luka
Karena tajamnya kata yang aku cipta
Sedang akupun tiada pernah menyadarinya
Tapi,
Setelah 'ku renungi
Akulah kekasihmu yang keras hati
Mau menangnya sendiri
Tanpa memikirkan hatimu
Yang diam dalam kedukaan
Maafkan
Aku yang selalu membuatmu teteskan air mata
Kini 'ku tau
Niatmu sungguh
Cintamu tulus
Besar kasih yang kau berikan
Dengan bukti-bukti yang kau tunjuki
Tak akan aku ulangi menyakitimu dengan egoisku
Karena kau begitu berarti untuk 'ku
Blitar, 300412
=♥= Indahnya Sapamu =♥=
oleh: Rahysta
Blitar, 280412
Temaram cahaya di ujung senja
Merambat pelan di kaki malam
Tanpa hadirmu bulan, bintang
Bergelanyut mega hitam
Jadikan gelap merayap cepat
Tapi,
Tidak dengan hati ini
Berdebar berseri dalam alunan lembut sapamu
Gemuruh melerai rindunya kalbu
Berbinar mata dengan senyum bahagia
Kobarkan bara cinta yang pernah meredup
Kau,
Bagai tetes embun yang memberi sejuk
Pelita yang menerangi gelapnya jiwa
Antara tangis dan tawa
'Ku semat namamu dalam doa
S'moga segalanya 'kan jadi nyata
Merambat pelan di kaki malam
Tanpa hadirmu bulan, bintang
Bergelanyut mega hitam
Jadikan gelap merayap cepat
Tapi,
Tidak dengan hati ini
Berdebar berseri dalam alunan lembut sapamu
Gemuruh melerai rindunya kalbu
Berbinar mata dengan senyum bahagia
Kobarkan bara cinta yang pernah meredup
Kau,
Bagai tetes embun yang memberi sejuk
Pelita yang menerangi gelapnya jiwa
Antara tangis dan tawa
'Ku semat namamu dalam doa
S'moga segalanya 'kan jadi nyata
Blitar, 280412
=♥= Sesalku =♥=
oleh: Rahysta
Blitar, 270412
Fajar t'lah menghantar pagi
Mentari tiada tampakkan sinarnya
Kelam berselimut awan hitam
Mendung bergelanyut seperti redupnya hatiku dalam penyesalan
Terseretku dalam puing kehancuran
Merintih menahan sesak dan gejolak yang tak terindahkan
Sesalpun tak mampu merengkuhmu kembali
Kejambanan kasih yang pernah kita miliki
Angkuh sikapmu ternyata karena lara hati
Mencibirku penuh dengki karena cinta yang aku khianati
Terjebak aku dalam permainan yang membuatku terhempas dalam kubangan kehampaan
Karena sesungguhnya kaulah yang masih bertengger dalam singgasana cintaku rajai hatiku
Kasih...
Maafkan tingkahku yang tak tau diri
Semua ulahku hanya ingin merengkuh hatimu kembali
Walau sadar ragaku t'lah dimiliki
Namun hatiku cintaku masih kau miliki
Berat 'ku jalani hari sepiku dalam nyeri
Tanpa tegurmu yang sejukan hati
Ijinkan 'ku tetap mencintaimu karena kaulah permata hatiku
Tak ingin lagi ku menyakitimu melukaimu
Mentari tiada tampakkan sinarnya
Kelam berselimut awan hitam
Mendung bergelanyut seperti redupnya hatiku dalam penyesalan
Terseretku dalam puing kehancuran
Merintih menahan sesak dan gejolak yang tak terindahkan
Sesalpun tak mampu merengkuhmu kembali
Kejambanan kasih yang pernah kita miliki
Angkuh sikapmu ternyata karena lara hati
Mencibirku penuh dengki karena cinta yang aku khianati
Terjebak aku dalam permainan yang membuatku terhempas dalam kubangan kehampaan
Karena sesungguhnya kaulah yang masih bertengger dalam singgasana cintaku rajai hatiku
Kasih...
Maafkan tingkahku yang tak tau diri
Semua ulahku hanya ingin merengkuh hatimu kembali
Walau sadar ragaku t'lah dimiliki
Namun hatiku cintaku masih kau miliki
Berat 'ku jalani hari sepiku dalam nyeri
Tanpa tegurmu yang sejukan hati
Ijinkan 'ku tetap mencintaimu karena kaulah permata hatiku
Tak ingin lagi ku menyakitimu melukaimu
Blitar, 270412
=♥= Bahagiaku =♥=
oleh: Rahysta
Saat bersamamu kasih
Hati ku merasa bahagia Melangkah bersama
Mengarungi bahtera
Semua tentangmu kasih
Selalu membekas rasa di hatiku
Kenangan bersamamu kan abadi dalam ingatanku
Perbedaan sering kita lalui
Sengketa,cemburu ,curiga
Semua jadi bumbu indah cinta
Meyelami dan memahami
Disini aku akan setia menjaga hati
Kekal cinta kita
Tentang segugus rindu
Luapan cinta tulus dari hati
'Kan kita jaga cinta yang terbina
Sampai saatnya tiba
Dalam ridho Allah, Semoga
Blitar, 250412
Saat bersamamu kasih
Hati ku merasa bahagia Melangkah bersama
Mengarungi bahtera
Semua tentangmu kasih
Selalu membekas rasa di hatiku
Kenangan bersamamu kan abadi dalam ingatanku
Perbedaan sering kita lalui
Sengketa,cemburu ,curiga
Semua jadi bumbu indah cinta
Meyelami dan memahami
Disini aku akan setia menjaga hati
Kekal cinta kita
Tentang segugus rindu
Luapan cinta tulus dari hati
'Kan kita jaga cinta yang terbina
Sampai saatnya tiba
Dalam ridho Allah, Semoga
Blitar, 250412
=♥= Rintih Seorang Pelacur =♥=
oleh: Rahysta
Jalani hidup penuh caci makian
Terhujat penuh hinaan
Karena nasip yang tak sepadan
Pernah kau tanya mengapa????........
Tuk menghidupi ke-3 putrinya yang masih balita
Ditinggal suami tanpa kata dan harta
Pergi ke kota ingin bekerja
Dijual pula oleh si laknat durja
Dalam rintihnya
Menggenang telaga air mata
Membisikan sebuah kata
Maafkan bunda anaku
Jangan pernah ikuti jejak ibumu
Carilah pandai agar tak di bodohi
Tunggu bunda pulang bersama pahlawan
Yang tlah selamatkan kita dari api neraka
Terima dia sebagai ayahandamu dan kita mulai lembaran baru
Dalam rengkuhan kasih dan ridho ALLAH
Blitar, 240412
Jerit lirih di tepi ranjang
Sembab mata lusuh pikiran
Tersaji saat pagi merayapi siang
Dalam pekik ratap penuh keletihan
Yang harus merelakan tubuhnya di gerayangi si hidung belang
Sebuah takdir ataukah kebetulanSembab mata lusuh pikiran
Tersaji saat pagi merayapi siang
Dalam pekik ratap penuh keletihan
Yang harus merelakan tubuhnya di gerayangi si hidung belang
Jalani hidup penuh caci makian
Terhujat penuh hinaan
Karena nasip yang tak sepadan
Pernah kau tanya mengapa????........
Tuk menghidupi ke-3 putrinya yang masih balita
Ditinggal suami tanpa kata dan harta
Pergi ke kota ingin bekerja
Dijual pula oleh si laknat durja
Dalam rintihnya
Menggenang telaga air mata
Membisikan sebuah kata
Maafkan bunda anaku
Jangan pernah ikuti jejak ibumu
Carilah pandai agar tak di bodohi
Tunggu bunda pulang bersama pahlawan
Yang tlah selamatkan kita dari api neraka
Terima dia sebagai ayahandamu dan kita mulai lembaran baru
Dalam rengkuhan kasih dan ridho ALLAH
Blitar, 240412
=♥= Emosi Diri =♥=
oleh: Rahysta
Malam
Kau lumuri hatiku dengan gundah
Jiwaku gerah oleh amarah Karena sikap diam mu yang seolah tak hiraukan
Diri ini terasa tercampakan
Emosi yang merajai hati
Bukan karena benci atau 'ku ingin menguasai
Kuhanya ingin kau mengerti
Disini ada sekeping hati yang senantiasa memikirkan
Kecewa ketika sapaku tak kau hiraukan
Curiga pun tak bisa aku tepiskan
Maafkan aku sayang
Bila kau anggap aku keterlaluan
Semua karena rasa cintaku yang mendalam
Katakan sesuatu agar hatiku tak lagi dalam kepiluan
Tuhan beri aku kesabaran
Tak ingin aku menyakiti orang yang 'ku sayang
Blitar, 220412
Malam
Kau lumuri hatiku dengan gundah
Jiwaku gerah oleh amarah Karena sikap diam mu yang seolah tak hiraukan
Diri ini terasa tercampakan
Emosi yang merajai hati
Bukan karena benci atau 'ku ingin menguasai
Kuhanya ingin kau mengerti
Disini ada sekeping hati yang senantiasa memikirkan
Kecewa ketika sapaku tak kau hiraukan
Curiga pun tak bisa aku tepiskan
Maafkan aku sayang
Bila kau anggap aku keterlaluan
Semua karena rasa cintaku yang mendalam
Katakan sesuatu agar hatiku tak lagi dalam kepiluan
Tuhan beri aku kesabaran
Tak ingin aku menyakiti orang yang 'ku sayang
Blitar, 220412
=♥= Kartini Masa Kini =♥=
oleh: Rahysta
Blitar, 210412
Hari berganti waktu berlalu
Jaman pun t'lah tertinggal dalam kurun masa lalu
Tapi.....
Semangat juang, juga jiwa Kartini
Yang harus tertanamkan dalam hati kita dimanapun berada
jangan sampai padam termakan kemoderenan
Duhai Kartini masa kini
Tetaplah jadi wanita Indonesia sejati
Wanita modern yang bisa teruskan cita-citanya
Berantas kebodohan
Perangi kemiskinan
Bentengi diri dengan keimanan
Duhai Kartini masa kini
Jangan jadi korban modal dalam berpakaian
Tetap junjung tinggi adat ketimuran
Bisa jadi calon ibu yang perawai dalam berperan
Mari kita mulai dari dini
Mendidik anak bangsa yang berwawasan juga beriman
Membawa Indonesia tuk lebih maju kedepan
Jaman pun t'lah tertinggal dalam kurun masa lalu
Tapi.....
Semangat juang, juga jiwa Kartini
Yang harus tertanamkan dalam hati kita dimanapun berada
jangan sampai padam termakan kemoderenan
Duhai Kartini masa kini
Tetaplah jadi wanita Indonesia sejati
Wanita modern yang bisa teruskan cita-citanya
Berantas kebodohan
Perangi kemiskinan
Bentengi diri dengan keimanan
Duhai Kartini masa kini
Jangan jadi korban modal dalam berpakaian
Tetap junjung tinggi adat ketimuran
Bisa jadi calon ibu yang perawai dalam berperan
Mari kita mulai dari dini
Mendidik anak bangsa yang berwawasan juga beriman
Membawa Indonesia tuk lebih maju kedepan
Blitar, 210412
=♥= Lukamu =♥=
oleh: Rahysta
Tali yang cuma sejengkal
Tak mampu ku ulurkan padamu Hanya mampu ku bertanya
Salahkah ku memikirkan nya
Saat kau di landa duka
Kudatang bersama ikhlas
Serta tulus yang 'ku berikan
Tuk mengurangi beban yang kau tandang
Hingga bahagia yang kau rasakan
Kadang hanya jadi sebuah janji
Ucapan sering terlupakan
Bila bahagia kan banyak teman yang menemani
Tapi saat duka melanda
Kan di pandang sebelah mata dan tiada yang sudi menghiraukannya
Lukamu juga ku rasa
Walau tak nampak oleh mata
Sedihmu juga kurasa
menghantam menusuk jiwa
Ijin kan 'ku selalu bersama
Dalam suka dan duka
Hingga bahagia dan damai kau temui
layaknya mawar anggrek ini
Blitar, 180412
Tali yang cuma sejengkal
Tak mampu ku ulurkan padamu Hanya mampu ku bertanya
Salahkah ku memikirkan nya
Saat kau di landa duka
Kudatang bersama ikhlas
Serta tulus yang 'ku berikan
Tuk mengurangi beban yang kau tandang
Hingga bahagia yang kau rasakan
Kadang hanya jadi sebuah janji
Ucapan sering terlupakan
Bila bahagia kan banyak teman yang menemani
Tapi saat duka melanda
Kan di pandang sebelah mata dan tiada yang sudi menghiraukannya
Lukamu juga ku rasa
Walau tak nampak oleh mata
Sedihmu juga kurasa
menghantam menusuk jiwa
Ijin kan 'ku selalu bersama
Dalam suka dan duka
Hingga bahagia dan damai kau temui
layaknya mawar anggrek ini
Blitar, 180412
=♥= Ijinkan Aku Mencintaimu =♥=
oleh: Rahysta
Lelah sudah hati mencoba
Menggalang rasa dalam jiwa
Bukan lerai dan berhenti Tapi malah luka yang tercipta makin membuatku cinta
Tlah ku rasa indahnya perih
Hancurkan harapaku saat kau lepas cintaku
Hampa serta kegundahan yang selalu datang
Ku hanya ingin kau tau
besar cinta dan tingginya hayalku tuk selalu bersamamu
merinduimu di setiap jenjang waktuku
Kaulah raja dalam singgasana hatiku
Ku tak memaksamu tuk membalas cintaku
Yang ku harap kau ijinkan aku mencintaimu
Biarkan ketulusan cinta ini yang selalu menemani hari sepimu
Walau raga tak bisa bersatu dan memilikimu
semoga kau bahagia, ....
Blitar, 170412
Menggalang rasa dalam jiwa
Bukan lerai dan berhenti Tapi malah luka yang tercipta makin membuatku cinta
Tlah ku rasa indahnya perih
Hancurkan harapaku saat kau lepas cintaku
Hampa serta kegundahan yang selalu datang
Ku hanya ingin kau tau
besar cinta dan tingginya hayalku tuk selalu bersamamu
merinduimu di setiap jenjang waktuku
Kaulah raja dalam singgasana hatiku
Ku tak memaksamu tuk membalas cintaku
Yang ku harap kau ijinkan aku mencintaimu
Biarkan ketulusan cinta ini yang selalu menemani hari sepimu
Walau raga tak bisa bersatu dan memilikimu
semoga kau bahagia, ....
Blitar, 170412
=♥= Mengapa =♥=
oleh: Rahysta
Blitar, 150412
Luluh hati tak berpeluh
Lemas badan tak terkirakan
Gontai langkah dalam gundah
Menyusuri jalan tanpa arah
Itulah rasaku di saat kau marah
Mengapa kau berubah
Setelah hatiku pasrah
Setia dan cinta tulusku serah
Sayang...
Ingat aku yang lagi dalam titah
Jangan kau menyerah pada penantian yang terkadang membuatmu gerah
Tunggu ku pulang
Menyentuhmu dengan kasih sayang
Rengkuh aku dalam hangatnya pelukan
Yang penuh butir kerinduan
Dalam ikatan janji suci dan ridho Tuhan
Lemas badan tak terkirakan
Gontai langkah dalam gundah
Menyusuri jalan tanpa arah
Itulah rasaku di saat kau marah
Mengapa kau berubah
Setelah hatiku pasrah
Setia dan cinta tulusku serah
Sayang...
Ingat aku yang lagi dalam titah
Jangan kau menyerah pada penantian yang terkadang membuatmu gerah
Tunggu ku pulang
Menyentuhmu dengan kasih sayang
Rengkuh aku dalam hangatnya pelukan
Yang penuh butir kerinduan
Dalam ikatan janji suci dan ridho Tuhan
Blitar, 150412
=♥= Terbelenggu Rasa =♥=
oleh: Rahysta
Blitar, 140412
Senyum senja menyapa
Menggugah gelisah karena resah
Hati terhilir pada puing-puing patah
Kuteguk rasa rinduku
Dengan helaan nafas yang mengilu
Karena harus berakhir dengan tangisan
Salahkah rasa ini
Hingga hingar bingar sebentar,, harus ku bayar mahal
Kurelakan butiran air mata menggenang
Mengikuti alur cerita semalam
Ku sadari kau tak akan ku miliki
Ku hanya ingin dengarkan candamu saat ini
Yang bisa membasuh rinduku sejukan hatiku
Melerai gundah walau akhirnya kan patah
Tentu kau merasakan getar cinta yang masih membara
dan... aku pun tau dalam lubuk hatimu masih simpan rindu padaku..
Mengapa rasa ini begitu membelenggu hatiku
Menggugah gelisah karena resah
Hati terhilir pada puing-puing patah
Kuteguk rasa rinduku
Dengan helaan nafas yang mengilu
Karena harus berakhir dengan tangisan
Salahkah rasa ini
Hingga hingar bingar sebentar,, harus ku bayar mahal
Kurelakan butiran air mata menggenang
Mengikuti alur cerita semalam
Ku sadari kau tak akan ku miliki
Ku hanya ingin dengarkan candamu saat ini
Yang bisa membasuh rinduku sejukan hatiku
Melerai gundah walau akhirnya kan patah
Tentu kau merasakan getar cinta yang masih membara
dan... aku pun tau dalam lubuk hatimu masih simpan rindu padaku..
Mengapa rasa ini begitu membelenggu hatiku
Blitar, 140412
=♥= Kemana =♥=
oleh: Rahysta
Blitar, 130412
Titian waktu yang mengikis kegalauan kalbu
Dalam sapa yang tiada lagi ku rasa
Karena emosi yang selalu menghantui
Mengharu dalam lekat hatiku
Yang inginkan mu, kasihmu
Kelembutan sikapmu juga cintamu
Yang pernah kau beri dulu
Kenapa kini tiada
Raip entah kemana
Makin luruh rasa hatiku
Dengan semua sikapmu
Kemana lagi aku akan mengadu
Membawa keluh dan kesahku
Akankah kau campakkan aku
Seperti waktu lalu
Saat 'ku belum mengenalimu
Dalam sapa yang tiada lagi ku rasa
Karena emosi yang selalu menghantui
Mengharu dalam lekat hatiku
Yang inginkan mu, kasihmu
Kelembutan sikapmu juga cintamu
Yang pernah kau beri dulu
Kenapa kini tiada
Raip entah kemana
Makin luruh rasa hatiku
Dengan semua sikapmu
Kemana lagi aku akan mengadu
Membawa keluh dan kesahku
Akankah kau campakkan aku
Seperti waktu lalu
Saat 'ku belum mengenalimu
Blitar, 130412
=♥= Pacoban =♥=
oleh: Rahysta
Blitar, 120412
Udan tangis engkang gegirisi ati
Nalikaneng bumi pertiwi nampi pacobaneng Gusti
Banjir bandang, tanah longsor, gunung meletus,
ugi gempa bumi
Korban bondo donyo, ugi nyowo
Ingkang mboten saget di pungkiri
Sedoyo muspro... mboten wonten arti
Mulo kuwi...
Dadi pangemut kulo lan panjenengan sami
Manungso podo bingung, polae koyo gabah di interi
Punopo Gusti kang paring duko
Amargo salah e manungso
Engkang serakah marang isineng donyo
Lali syukur , tansa agawe angkoro
Mulo monggo sami do ilingo
Kulo lan panjenengan sedoyo
Nyuwun pangapuro marang Gusti Kang Moho Kuoso
sageto slamet ndonyo lan akhirat.
Nalikaneng bumi pertiwi nampi pacobaneng Gusti
Banjir bandang, tanah longsor, gunung meletus,
ugi gempa bumi
Korban bondo donyo, ugi nyowo
Ingkang mboten saget di pungkiri
Sedoyo muspro... mboten wonten arti
Mulo kuwi...
Dadi pangemut kulo lan panjenengan sami
Manungso podo bingung, polae koyo gabah di interi
Punopo Gusti kang paring duko
Amargo salah e manungso
Engkang serakah marang isineng donyo
Lali syukur , tansa agawe angkoro
Mulo monggo sami do ilingo
Kulo lan panjenengan sedoyo
Nyuwun pangapuro marang Gusti Kang Moho Kuoso
sageto slamet ndonyo lan akhirat.
Blitar, 120412
=♥= Luka Hati =♥=
oleh: Rahysta
Blitar, 120412
Senandung malam yang sunyi
Terdengar suara angin bernyanyi
Mengisi hati, teriaki sepi
Perpisahan ini menghantui hati
Yang selalu merindukanmu
Mengapa semua terjadi
Saat hati ini menyayangi
Kau berlalu pergi
Menggores luka hati
Tanpa aku tau salah yang ku miliki
Kini tinggallah kenangan syahdu
Yang selimuti hatiku
Raip sudah cintamu padaku
juga setia yang kau janjikan
Dihatiku masih tersisip rasa rindu yang mewarnai kalbu
serta rasa sayang yang tak mudah hilang
Tentang kenangan lalu yang menggores luka
Terdengar suara angin bernyanyi
Mengisi hati, teriaki sepi
Perpisahan ini menghantui hati
Yang selalu merindukanmu
Mengapa semua terjadi
Saat hati ini menyayangi
Kau berlalu pergi
Menggores luka hati
Tanpa aku tau salah yang ku miliki
Kini tinggallah kenangan syahdu
Yang selimuti hatiku
Raip sudah cintamu padaku
juga setia yang kau janjikan
Dihatiku masih tersisip rasa rindu yang mewarnai kalbu
serta rasa sayang yang tak mudah hilang
Tentang kenangan lalu yang menggores luka
Blitar, 120412
=♥= Misteri =♥=
oleh: Rahysta
Blitar, 110412
Gadis berkerudung putih diam tanpa kata
Melangkah pergi tinggalkan kita
Memaksa hatiku , menyimpan tanya
Tentang dia juga jejaknya
Lekuk dada menahan curiga
Cemburuku membuncah, rambati jiwa
Menatap lekat wajahmu,
Melangkah pergi tinggalkan kita
Memaksa hatiku , menyimpan tanya
Tentang dia juga jejaknya
Lekuk dada menahan curiga
Cemburuku membuncah, rambati jiwa
Menatap lekat wajahmu,
Mengharap jawab
Dari gundah yang aku rasa
Ilusi dari sebuah mimpi
Atau, firasat yang akan terjadi
Aku tak mengerti
Kisah mimpi semalam
T'lah merampas kedamaian
Ingin ku tanyakan
Takut kau salah paham
Yang akan memicu sebuah pertengkaran
Masih adakan cinta lain di hatimu ???
Katakan......
Dari gundah yang aku rasa
Ilusi dari sebuah mimpi
Atau, firasat yang akan terjadi
Aku tak mengerti
Kisah mimpi semalam
T'lah merampas kedamaian
Ingin ku tanyakan
Takut kau salah paham
Yang akan memicu sebuah pertengkaran
Masih adakan cinta lain di hatimu ???
Katakan......
Blitar, 110412
=♥= Kerinduan =♥=
oleh: Rahysta
Blitar, 090412
Senja telah berlalu
Berganti indahnya malam
Dengan redup sinar rembulan dan kerdipan bintang
Serta indahnya warna-warni cahaya lampu kota
Menambah indahnya suasana di ujung senja
Namun tidak dengan diriku
Sendiri merenungi
Ditepian ranjang ku pikirkan
Tentangmu yang jauh di seberang
Terhempas ku dalam lembah kerinduan
Kemesraan yang pernah kita ciptakan
Canda ataupun tangisan
Menghantar lamunan tentang takutnya kehilangan
Berartinya hadirmu dalam kehidupanku
Yang memberi warna kebahagiaan
Kini....
Kuhanya bisa dengarkan lebutnya suaramu
Membaca indahnya rangkaian kata rindu dalam smsmu
Tanpa bisa lekat memandangmu
Juga bermanja dan rasai hangatnya pelukmu
Percayalah
Ku kan menjaga cinta kita
Menjaga hati dan setiaku
Hanya untukmu
Kekasih hatiku
Berganti indahnya malam
Dengan redup sinar rembulan dan kerdipan bintang
Serta indahnya warna-warni cahaya lampu kota
Menambah indahnya suasana di ujung senja
Namun tidak dengan diriku
Sendiri merenungi
Ditepian ranjang ku pikirkan
Tentangmu yang jauh di seberang
Terhempas ku dalam lembah kerinduan
Kemesraan yang pernah kita ciptakan
Canda ataupun tangisan
Menghantar lamunan tentang takutnya kehilangan
Berartinya hadirmu dalam kehidupanku
Yang memberi warna kebahagiaan
Kini....
Kuhanya bisa dengarkan lebutnya suaramu
Membaca indahnya rangkaian kata rindu dalam smsmu
Tanpa bisa lekat memandangmu
Juga bermanja dan rasai hangatnya pelukmu
Percayalah
Ku kan menjaga cinta kita
Menjaga hati dan setiaku
Hanya untukmu
Kekasih hatiku
Blitar, 090412
=♥= Kenangan =♥=
oleh: Rahysta
Blitar, 080412
Sepoi angin di tepi pantai
teduh sinar mentari
ku biarkan ombak menjilati kaki
yang sengaja bertelanjang diantara pasir dan karang
suasana sepi
teduh sinar mentari
ku biarkan ombak menjilati kaki
yang sengaja bertelanjang diantara pasir dan karang
suasana sepi
tawari ku pada kenangan masa lalu
ku tapaki kisah kita dengan air mata
ku renungi dengan tangis sendu
hati terlalu sakit karena cinta yang terabaikan
serpihan luka ku rasa
kepingan kenangan teringat
semakin ku kenang membenam luka teramat dalam
tapi mengapa sampai saat ini hati masih merindui
pilur_pilur luka meleleh
harapan cinta mengental
menoreh pedih
terperosok pada luka yang menganga
tapi mengapa luka ini membuatku makin cinta
ku coba sudahi tangisan
membawa serpihan hati
pada cinta dan harapan
yg bisa membahagiakan
karena
tak mungkin lagi ku kembali
pada kenangan yang tlah berlalu pergi
bersama tetesan air mata yang selalu menemani
ku tapaki kisah kita dengan air mata
ku renungi dengan tangis sendu
hati terlalu sakit karena cinta yang terabaikan
serpihan luka ku rasa
kepingan kenangan teringat
semakin ku kenang membenam luka teramat dalam
tapi mengapa sampai saat ini hati masih merindui
pilur_pilur luka meleleh
harapan cinta mengental
menoreh pedih
terperosok pada luka yang menganga
tapi mengapa luka ini membuatku makin cinta
ku coba sudahi tangisan
membawa serpihan hati
pada cinta dan harapan
yg bisa membahagiakan
karena
tak mungkin lagi ku kembali
pada kenangan yang tlah berlalu pergi
bersama tetesan air mata yang selalu menemani
Minggu, 10 Juni 2012
=♥= Gelora =♥=
oleh: Rahysta
Blitar, 070412
Di ujung senja nan biru
Ku dapati sepotong rindu
Diantara desah nafas yang memburu
Saat kau rengkuh dalam hangatnya pelukmu
Yang mulai membelai dan mencumbui
Hati sempat meragu tapi tak mampu
Tuk menolak lembutnya lumatanmu
Alunan kidung kemesraan
Membawaku terbang melayang ke angkasa
Menikmati indahnya surga
Saat jiwa menyatu dalam gelora indahnya cinta
Tergulai lemas terhempas ku di peraduan
Saat mencapai puncak himalaya
Memberi peluh pada tubuh
Dan ku tersipu
Saat kau lekat memandangku
Mencium lembut keningku
Merengkuh tubuhku dalam pelukmu
Sambil kau bisikan kata mesramu
I LOVE U kekasih halalku,...
Ku dapati sepotong rindu
Diantara desah nafas yang memburu
Saat kau rengkuh dalam hangatnya pelukmu
Yang mulai membelai dan mencumbui
Hati sempat meragu tapi tak mampu
Tuk menolak lembutnya lumatanmu
Alunan kidung kemesraan
Membawaku terbang melayang ke angkasa
Menikmati indahnya surga
Saat jiwa menyatu dalam gelora indahnya cinta
Tergulai lemas terhempas ku di peraduan
Saat mencapai puncak himalaya
Memberi peluh pada tubuh
Dan ku tersipu
Saat kau lekat memandangku
Mencium lembut keningku
Merengkuh tubuhku dalam pelukmu
Sambil kau bisikan kata mesramu
I LOVE U kekasih halalku,...
Blitar, 070412
=♥= Lena =♥=
oleh: Rahysta
Blitar, 060412
Senandung irama kidung sunyi
Membuana dalam relung sukma
Bercerita tentang indahnya kalbu
Saat berdua memadu rindu
Redup sinar mentari tak surutkan cinta yang lagi bersemi
Indah.... bermekaran di taman hati
Rintik hujan pun menjadi saksi
Saat pandangan beradu tertunduk 'ku tersipu malu
Saat kau remas jemari tanganku
Berdeguk kencang detak jantungku
Sepoi angin membelai dedaunan
Riang.... diantara canda kita
Lenakan rasa dalam kasih mesra
Satukan hati dalam bahana cinta
Hanya senyum lukiskan sejuta makna
Tentang insan yang di landa asmara
Dalam jambana doa
Dan harapan janji setia
Semoga Tuhan ridhoi cinta kita
Redup sinar mentari tak surutkan cinta yang lagi bersemi
Indah.... bermekaran di taman hati
Rintik hujan pun menjadi saksi
Saat pandangan beradu tertunduk 'ku tersipu malu
Saat kau remas jemari tanganku
Berdeguk kencang detak jantungku
Sepoi angin membelai dedaunan
Riang.... diantara canda kita
Lenakan rasa dalam kasih mesra
Satukan hati dalam bahana cinta
Hanya senyum lukiskan sejuta makna
Tentang insan yang di landa asmara
Dalam jambana doa
Dan harapan janji setia
Semoga Tuhan ridhoi cinta kita
Blitar, 060412
=♥= Hari Bahagia Untukmu =♥=
oleh: Doxa
Detik melaju ke menit baru
Menit beranjak ke putaran jam yang berdetak Melangkah setapak menuju hari
Berputar lagi menuju minggu
Berganti diri menjadi bulan
Berubah lagi menjadi tahun yang makin membilang
Hari ini. . .
Hari yang kau ulang kesekian kali
Dimana dulu. . .
Wujud manismu menjadi bulan-bulanan doa
Menjadi harapan dan permata orang tua
Hingga kini kau beranjak menjadi dewasa
Semesta tersenyum. . .
Memapah lentera jiwa yang makin bercahaya
Anggun menjadi wujud. .
Menyatu dalam desah harapan yang kian bersambut
Ianya adalah engkau dengan segala cita
Smoga indah harimu
Smoga tercapai harapmu
Menjadi khalifah yang bermanfaat
Untuk kehidupan dunia dan akhirat
- ♥ SELAMAT ULANG TAHUN ♥ -
To: Rahysta
Blitar, 050412
Menit beranjak ke putaran jam yang berdetak Melangkah setapak menuju hari
Berputar lagi menuju minggu
Berganti diri menjadi bulan
Berubah lagi menjadi tahun yang makin membilang
Hari ini. . .
Hari yang kau ulang kesekian kali
Dimana dulu. . .
Wujud manismu menjadi bulan-bulanan doa
Menjadi harapan dan permata orang tua
Hingga kini kau beranjak menjadi dewasa
Semesta tersenyum. . .
Memapah lentera jiwa yang makin bercahaya
Anggun menjadi wujud. .
Menyatu dalam desah harapan yang kian bersambut
Ianya adalah engkau dengan segala cita
Smoga indah harimu
Smoga tercapai harapmu
Menjadi khalifah yang bermanfaat
Untuk kehidupan dunia dan akhirat
- ♥ SELAMAT ULANG TAHUN ♥ -
To: Rahysta
Blitar, 050412
=♥= Pelangi Hatiku =♥=
oleh: Rahysta
Blitar, 040412
Diantara puing reruntuhan hati
dan porak-porandanya rasa
bersemi indah mewangi
sekuntum bunga dalam taman cinta
Tiada lagi gundah gulana
rasa perih yang aku rasa
kini menjelma bahagia
tangis yang membuana
menjadi tawa yang ceria
Kaulah pelita dalam kelam jiwa
yang merengkuhku dari kecewa
juga tatapan hina
kau bawa aku dalam maghligai bahagia
yang bersenandungkan kidungan doa
Kaulah pelangi hatiku
menoreh indahnya rindu
rasakan hangatnya kasih sayang
kaulah malaikat yang diturunkan
tuk menghapus segala duka lara yang pernah 'ku rasa
dan porak-porandanya rasa
bersemi indah mewangi
sekuntum bunga dalam taman cinta
Tiada lagi gundah gulana
rasa perih yang aku rasa
kini menjelma bahagia
tangis yang membuana
menjadi tawa yang ceria
Kaulah pelita dalam kelam jiwa
yang merengkuhku dari kecewa
juga tatapan hina
kau bawa aku dalam maghligai bahagia
yang bersenandungkan kidungan doa
Kaulah pelangi hatiku
menoreh indahnya rindu
rasakan hangatnya kasih sayang
kaulah malaikat yang diturunkan
tuk menghapus segala duka lara yang pernah 'ku rasa
Blitar, 040412
=♥= Ayah =♥=
oleh: Rahysta
Blitar, 020412
Rinai-rinai hujan sisa semalam
Telah membuyarkan tirai mimpi di pagi hari
hadirnya bayangan hitam
yang selalu datang mengusik kedamaian
senantiasa ku dambakan
dalam nyata usapmu ku rindukan
Ayah....
walau hadir kehidupan baru yang lebih bahagiakanmu
namun disini ada sisi hati yang merindui
tetesan darahmu yang t'lah menjadi manusia dewasa
mengharap hadirmu tuk mencium keningku
menjabat tanganmu tuk meminta restu
Ayah....
Tak pernah ku menyalahkanmu
atas runtuhnya bahtera bahagia
tidak ayah... tidak pula ibunda...
smua t'lah jadi takdir dari yang kuasa
ku harus besar tanpa belaian kasih sayangmu
tidak pula hati membencimu
Bagaikan mawar hitam
yang haus kan kasih sayangmu
ku ingin tetap tumbuh dalam ayunan kidung rindu
memohon kepadamu ayah....
ingatlah kami anak-anakmu
ratap di setiap doa yang 'ku panjatkan
moga ayah di beri sehat dan selamat
hingga kita bisa bertemu dalam keadaan yang lebih damaikan hati
Telah membuyarkan tirai mimpi di pagi hari
hadirnya bayangan hitam
yang selalu datang mengusik kedamaian
senantiasa ku dambakan
dalam nyata usapmu ku rindukan
Ayah....
walau hadir kehidupan baru yang lebih bahagiakanmu
namun disini ada sisi hati yang merindui
tetesan darahmu yang t'lah menjadi manusia dewasa
mengharap hadirmu tuk mencium keningku
menjabat tanganmu tuk meminta restu
Ayah....
Tak pernah ku menyalahkanmu
atas runtuhnya bahtera bahagia
tidak ayah... tidak pula ibunda...
smua t'lah jadi takdir dari yang kuasa
ku harus besar tanpa belaian kasih sayangmu
tidak pula hati membencimu
Bagaikan mawar hitam
yang haus kan kasih sayangmu
ku ingin tetap tumbuh dalam ayunan kidung rindu
memohon kepadamu ayah....
ingatlah kami anak-anakmu
ratap di setiap doa yang 'ku panjatkan
moga ayah di beri sehat dan selamat
hingga kita bisa bertemu dalam keadaan yang lebih damaikan hati
Blitar, 020412
Sabtu, 09 Juni 2012
=♥= Damai =♥=
oleh: Rahysta
Blitar, 030412
Berserinya mentari pagi
dengan embun yang menjilati di kaki
berkilauan tertimpa cahaya mentari
terasa sejuk dan damaikan hati
Walau mimpi tlah tergadai
berganti sapaan burung bernyanyi
tapi damai masih saja ku rasai
bersama hadirmu yang mengisi relung hati
Kaulah matahariku
yang sanggup mengusir gulita nya jiwa
jadi ilham dalam kehidupan nyata
inspirasai setiap syair yang ku punya
Bersamamu aku bahagia
menitih mimpi pada dermaga cinta
bergelanyut pada belaian manja
bersama tuk selamanya
Smoga Tuhan meridhoi cinta kita
dengan embun yang menjilati di kaki
berkilauan tertimpa cahaya mentari
terasa sejuk dan damaikan hati
Walau mimpi tlah tergadai
berganti sapaan burung bernyanyi
tapi damai masih saja ku rasai
bersama hadirmu yang mengisi relung hati
Kaulah matahariku
yang sanggup mengusir gulita nya jiwa
jadi ilham dalam kehidupan nyata
inspirasai setiap syair yang ku punya
Bersamamu aku bahagia
menitih mimpi pada dermaga cinta
bergelanyut pada belaian manja
bersama tuk selamanya
Smoga Tuhan meridhoi cinta kita
Blitar, 030412
=♥= Ungkapan Hatiku =♥=
oleh: Rahysta
Blitar, 300312
Kasih....
dengarkanlah apa yang aku katakan
inilah gemuruh cinta yang aku tanamkan
sungguh tiada pernah ku berpaling darimu
apa lagi itu masalaluku
sayang....
salahkah bila cemburuku mengembang
menghanguskan kelopak cinta
smua karena ku sayang kamu
takut kehilanganmu
sayang,...
ku memang tak punya apa_apa yang bisa ku banggakan
ku hanya punya cinta dan ketulusan
setia dan kejujuran...
tak ingin melukaimu dengan segala egoisku
tapi aku tak mampu... meredam api cemburu
walo tlahku siram dengan derasnya air mataku
sayang...
lihat dengan mata hatimu
lukanya hatiku dengan smua tuduhanmu
ku hanya ingin bilang
saat ini sampai waktuku hilang
hanya kaulah yang aku banggakan
ku impikan disetiap mimpi dan harapan
ku harap kau mengerti
dan jangan lagi kau lukai hati ini
hingga layu dan mati rasaku
dengarkanlah apa yang aku katakan
inilah gemuruh cinta yang aku tanamkan
sungguh tiada pernah ku berpaling darimu
apa lagi itu masalaluku
sayang....
salahkah bila cemburuku mengembang
menghanguskan kelopak cinta
smua karena ku sayang kamu
takut kehilanganmu
sayang,...
ku memang tak punya apa_apa yang bisa ku banggakan
ku hanya punya cinta dan ketulusan
setia dan kejujuran...
tak ingin melukaimu dengan segala egoisku
tapi aku tak mampu... meredam api cemburu
walo tlahku siram dengan derasnya air mataku
sayang...
lihat dengan mata hatimu
lukanya hatiku dengan smua tuduhanmu
ku hanya ingin bilang
saat ini sampai waktuku hilang
hanya kaulah yang aku banggakan
ku impikan disetiap mimpi dan harapan
ku harap kau mengerti
dan jangan lagi kau lukai hati ini
hingga layu dan mati rasaku
Blitar, 300312
=♥= 1 diantara 2 =♥=
oleh: Rahysta
Serak suara yang ku punya
semakin lirih dalam gema bahkan nyaris tak terdengarkan nya
sakit hatiku bagaikan disayat
oleh tajamnya pisau yang berkarat
Diatas setia, tulus yang ku punya
kau dustakan cinta
kau bagi cintaku dengan dia
seorang karipku yang tlah membuatmu jatuh cinta
besarnya rasaku padamu lah yang membuatku tak berdaya
Kusadari..... cinta tak harus memiliki
aku dan dia sama-sama wanita yang punya rasa
sakit dan pedih bila kekasih mendua
dan teramat sulit tuk melupakannya
1 diantara 2, Kau pilih aku atau dia
tak mungkin kau kan berlayar di dua nahkoda
bila kau tak bisa memilihnya
biarkan aku yang undur diri saja
doaku smoga kau bahagia bersamanya
ku percaya Allah lebih adil dalam segalanya
bilapun dah jodoh tentu tak kan kemana
Blitar, 290312
Serak suara yang ku punya
semakin lirih dalam gema bahkan nyaris tak terdengarkan nya
sakit hatiku bagaikan disayat
oleh tajamnya pisau yang berkarat
Diatas setia, tulus yang ku punya
kau dustakan cinta
kau bagi cintaku dengan dia
seorang karipku yang tlah membuatmu jatuh cinta
besarnya rasaku padamu lah yang membuatku tak berdaya
Kusadari..... cinta tak harus memiliki
aku dan dia sama-sama wanita yang punya rasa
sakit dan pedih bila kekasih mendua
dan teramat sulit tuk melupakannya
1 diantara 2, Kau pilih aku atau dia
tak mungkin kau kan berlayar di dua nahkoda
bila kau tak bisa memilihnya
biarkan aku yang undur diri saja
doaku smoga kau bahagia bersamanya
ku percaya Allah lebih adil dalam segalanya
bilapun dah jodoh tentu tak kan kemana
Blitar, 290312
=♥= Tanyaku =♥=
oleh: Rahysta
Blitar, 270312
Bila ada tanyaku
pada rumput yang bergoyang
pada ilalang yang berdendang
juga embun pagi yang selalu menemani
sampai mentari terik menjilati
Ingin ku tau
mengapakah ku alami
semua gundah dan lara hati
segala noda dan cerca
Mengapa tangis duka masih hinggap di hati
masihkah bisa ku tertawa
kecapi bahagia seperti yang lain nya
sedangku tau ku insan terluka
yang jauh dari sempurna
bahkan pernah terjerumus pada kubangan dosa
Masih adakah...... adakah di sana
yang mau terima aku apa adanya
masih adakah yang sudi
cintai aku dengan ke tulusan
membimbing aku dari kerapuhan
memapah dalam santun mengharap rahmat dari Tuhan
pada rumput yang bergoyang
pada ilalang yang berdendang
juga embun pagi yang selalu menemani
sampai mentari terik menjilati
Ingin ku tau
mengapakah ku alami
semua gundah dan lara hati
segala noda dan cerca
Mengapa tangis duka masih hinggap di hati
masihkah bisa ku tertawa
kecapi bahagia seperti yang lain nya
sedangku tau ku insan terluka
yang jauh dari sempurna
bahkan pernah terjerumus pada kubangan dosa
Masih adakah...... adakah di sana
yang mau terima aku apa adanya
masih adakah yang sudi
cintai aku dengan ke tulusan
membimbing aku dari kerapuhan
memapah dalam santun mengharap rahmat dari Tuhan
Blitar, 270312
=♥= Galau =♥=
oleh: Rahysta
Blitar, 250312
Kusibak kabut senja
diantara warna jingga di cakrawala
yang menyimpan sejuta tanya
dalam misteri yang tak ku tau jawabnya
Ku terjebak dalam gurat galau
terpana karena merasa
menjadi kekasih yang tak dianggapnya
kau antara ada dan tiada
datang dan pergi sesukanya
tanpa hiraukan hatiku yang melara....
Kuhanya ingin tanya
kemana cinta kan kau bawa
apakah hanya teman sepimu saja
dan takpernahku bisa berlabuh dalam darmaga
atau kau genggam dalam sejuta indah janji setia
Beri aku jawaban
atas tanya yang ku rasakan
jangan hempaskan aku dalam keraguan
ku hanya butuh sebuah kepastian
biarku bisa melangkah, tentukan tujuan
lanjutkan hidup dalam sebuah pengembaraan
diantara warna jingga di cakrawala
yang menyimpan sejuta tanya
dalam misteri yang tak ku tau jawabnya
Ku terjebak dalam gurat galau
terpana karena merasa
menjadi kekasih yang tak dianggapnya
kau antara ada dan tiada
datang dan pergi sesukanya
tanpa hiraukan hatiku yang melara....
Kuhanya ingin tanya
kemana cinta kan kau bawa
apakah hanya teman sepimu saja
dan takpernahku bisa berlabuh dalam darmaga
atau kau genggam dalam sejuta indah janji setia
Beri aku jawaban
atas tanya yang ku rasakan
jangan hempaskan aku dalam keraguan
ku hanya butuh sebuah kepastian
biarku bisa melangkah, tentukan tujuan
lanjutkan hidup dalam sebuah pengembaraan
Blitar, 250312
=♥= Demi Cinta =♥=
oleh: Rahysta
Cintaku....
di bisingnya hidupku kau lah damai yang aku rindu
lembut tutur sapamu mampu menghalau cerca duniaku
juga setiamu yg mampu genggam rinduku Cinta...
ku kubur kecewa atas sikapmu di tanah terlarang
demi senyummu yang mampu luluhkan angkuh ku
meredam emosi dalam gejolak jiwaku
Cinta...
Sekian waktu sudah asmara terajut antara kau dan aku
bukan hal mudah 'tuk kita lalui
karena krisis percaya yang kadang hinggap di hati
menyulut bara membakar emosi
walau jarak memisahkan kita
Demi diriku dan dirimu
demi cinta yang kita rasa
akan 'ku labuhkan kapal rinduku di pelabuhan batinmu
aku akan sanggup menunggu waktu
tuk kita kembali berlayar
mengarungi lautan asmara
di indahnya gelombang rumah tangga yang kan kita bina
bersama dalam suka dan duka
Blitar, 240312
Cintaku....
di bisingnya hidupku kau lah damai yang aku rindu
lembut tutur sapamu mampu menghalau cerca duniaku
juga setiamu yg mampu genggam rinduku Cinta...
ku kubur kecewa atas sikapmu di tanah terlarang
demi senyummu yang mampu luluhkan angkuh ku
meredam emosi dalam gejolak jiwaku
Cinta...
Sekian waktu sudah asmara terajut antara kau dan aku
bukan hal mudah 'tuk kita lalui
karena krisis percaya yang kadang hinggap di hati
menyulut bara membakar emosi
walau jarak memisahkan kita
Demi diriku dan dirimu
demi cinta yang kita rasa
akan 'ku labuhkan kapal rinduku di pelabuhan batinmu
aku akan sanggup menunggu waktu
tuk kita kembali berlayar
mengarungi lautan asmara
di indahnya gelombang rumah tangga yang kan kita bina
bersama dalam suka dan duka
Blitar, 240312
=♥= Cintaku =♥=
oleh: Rahysta
Blitar, 220312
Saat ku mengenalimu
terasa indah hari_hariku
kau bisikan perhatian pada kehampaanku
kau manjai kasih dengan kelembutanmu
kau hapus duka, lara, air mata dengan kesabaranmu
kau semai cinta pada puing hati yang melara
Ku pilih hatimu tiada pernah ku meragu
dan mencintaimu adalah hal terindah dalam hidupku
kaulah yang menggembalikan detak jantung cintaku
memberi tawar pada luka memar
Disetiap tarikan nafasku hembuskan namamu
setiap desir darahku alirkan cinta untukmu
kaulah kekasih hatiku yang mengerti akan diriku
Janganlah
kau sakiti hatiku
jangan pula kau nodai cinta yang aku beri
yang tumbuh dari dalam hati
ku ingin memilikimu
ku ingin bersamamu
sampai batas waktu yang aku miliku
kekasihku
terasa indah hari_hariku
kau bisikan perhatian pada kehampaanku
kau manjai kasih dengan kelembutanmu
kau hapus duka, lara, air mata dengan kesabaranmu
kau semai cinta pada puing hati yang melara
Ku pilih hatimu tiada pernah ku meragu
dan mencintaimu adalah hal terindah dalam hidupku
kaulah yang menggembalikan detak jantung cintaku
memberi tawar pada luka memar
Disetiap tarikan nafasku hembuskan namamu
setiap desir darahku alirkan cinta untukmu
kaulah kekasih hatiku yang mengerti akan diriku
Janganlah
kau sakiti hatiku
jangan pula kau nodai cinta yang aku beri
yang tumbuh dari dalam hati
ku ingin memilikimu
ku ingin bersamamu
sampai batas waktu yang aku miliku
kekasihku
Blitar, 220312
=♥= Hanya Teman Biasa =♥=
oleh: Rahysta
Sahabatku....
Diam_diam kau curi hatiku
kau curahi perhatian juga kasih sayang
dalam setiap waktu yang kau berikan 'ku sadari... sikapmu yang berlebihan
kan timbulkan sebuah harapan tuk mu
Sahabatku...
maafkan aku
tak bisa terima ungkapan isi hatimu
menjadi kekasih mu...
karena kau pun tau dan kenal kekasihku
tak ingin ku berdusta
sesungguhnya 'ku anggap kau hanya teman biasa
tak ingin pula ku nodai persahabaatan yang t'lah lama kita bina
sahabatku....
kini kau berubah
hanya diam, dan tak banyak bicara
hilang canda hilang pula ceria
ku hargai perasaanmu yang mencintaiku
tak ku sangka pula keramahan dan kebaikanku
membuatmu jatuh cinta
mulai sekarang anggap aku teman biasa
bercanda seperti dulu kala
bahkan jadi saudara
laksana anggrek yang berbunga
di keringnya musim dan sengatan mentari
doaku semoga kau segera
dapatkan cinta yang bisa buatmu bahagia
Blitar, 260312
Sahabatku....
Diam_diam kau curi hatiku
kau curahi perhatian juga kasih sayang
dalam setiap waktu yang kau berikan 'ku sadari... sikapmu yang berlebihan
kan timbulkan sebuah harapan tuk mu
Sahabatku...
maafkan aku
tak bisa terima ungkapan isi hatimu
menjadi kekasih mu...
karena kau pun tau dan kenal kekasihku
tak ingin ku berdusta
sesungguhnya 'ku anggap kau hanya teman biasa
tak ingin pula ku nodai persahabaatan yang t'lah lama kita bina
sahabatku....
kini kau berubah
hanya diam, dan tak banyak bicara
hilang canda hilang pula ceria
ku hargai perasaanmu yang mencintaiku
tak ku sangka pula keramahan dan kebaikanku
membuatmu jatuh cinta
mulai sekarang anggap aku teman biasa
bercanda seperti dulu kala
bahkan jadi saudara
laksana anggrek yang berbunga
di keringnya musim dan sengatan mentari
doaku semoga kau segera
dapatkan cinta yang bisa buatmu bahagia
Blitar, 260312
=♥= Tiada Pesan =♥=
oleh: Rahysta
malam
kau peluk aku dalam gelisah
bertanya dalam resah
curiga dengan apa yang kau kata
tak seperti biasa pergi begitu saja
tanpa sua tanpa pesan kata
dimana kau dimana
siapa dia siapa
yang kau jumpa hingga larut tiba bekerja atau berdusta
kawan ataukah selingkuhan
ah... Kau bikin aku jadi ngeluh
seperti cacing kepanasan
smua serba salah
kau jadi pikiran
apakah yg kau lakukan dalam gelap larut malam
bingung aku bingung
curiga melanda memecahkan kepala
Tuhan beri aku tenang
semoga salah smua dugaan
beginilah kalau kau jauh dari pandang
hati terasa nyut nyutan
Blitar, 250312
malam
kau peluk aku dalam gelisah
bertanya dalam resah
curiga dengan apa yang kau kata
tak seperti biasa pergi begitu saja
tanpa sua tanpa pesan kata
dimana kau dimana
siapa dia siapa
yang kau jumpa hingga larut tiba bekerja atau berdusta
kawan ataukah selingkuhan
ah... Kau bikin aku jadi ngeluh
seperti cacing kepanasan
smua serba salah
kau jadi pikiran
apakah yg kau lakukan dalam gelap larut malam
bingung aku bingung
curiga melanda memecahkan kepala
Tuhan beri aku tenang
semoga salah smua dugaan
beginilah kalau kau jauh dari pandang
hati terasa nyut nyutan
Blitar, 250312
=♥= Goresan Kata =♥=
oleh: Rahysta
Pesona jingga di langit senja
tak lagi bisa nikmati indahnya
kala bersua kata tergores hati terluka
memoreh sekelumit perih...
menghias kebisuan lara
tersaput buih gelombang duka
dalam alunan galau yang menyiksa
Mengapa.....
mengapa emosi selalu yang bicara
mengapa cemburu dan curiga jadi pemicunya
sengketapun tiada pula di hindarkan nya
memasung dalam pesona duka
lelehkan beningnya telaga air mata
lepas.....
lepaskan emosi yang membakar jiwa
tak lagi bisa nikmati indahnya
kala bersua kata tergores hati terluka
memoreh sekelumit perih...
menghias kebisuan lara
tersaput buih gelombang duka
dalam alunan galau yang menyiksa
Mengapa.....
mengapa emosi selalu yang bicara
mengapa cemburu dan curiga jadi pemicunya
sengketapun tiada pula di hindarkan nya
memasung dalam pesona duka
lelehkan beningnya telaga air mata
lepas.....
lepaskan emosi yang membakar jiwa
padam...
padamkan api cemburu yang membelenggu rasa
sebelum segalanya binasa
tegakkan bait CINTA yang hampir tenggelam
terseret arus gelombang samudra jiwa
Blitar, 170312
=♥= Dahagaku =♥=
oleh: Rahysta
sepatah kata
yang kau ucapkan
mampu menghapus seribu tanya
menghapus rasa curiga
dan damaikan jiwa
tiadakah kau tau
begitu berartinya dirimu bagiku
hingga sapamu bagaikan air hujan
yang mampu hapus dahaga yang aku rasa saat aku ada di lembah sahara
Tiadakah kau rasai
besarnya kasih ini
melebihi besarnya cakrawala
yang mengalun dalam sanubari
dan hiasai ruangan hati
lihatlah aku dengan mata hatimu
disini merinduimu
hingga sebut namamu
bisa menetes air mataku
masihkah kau rasai rindu yang menggebu
menggelora dalam jiwa.....
Blitar, 170312
sepatah kata
yang kau ucapkan
mampu menghapus seribu tanya
menghapus rasa curiga
dan damaikan jiwa
tiadakah kau tau
begitu berartinya dirimu bagiku
hingga sapamu bagaikan air hujan
yang mampu hapus dahaga yang aku rasa saat aku ada di lembah sahara
Tiadakah kau rasai
besarnya kasih ini
melebihi besarnya cakrawala
yang mengalun dalam sanubari
dan hiasai ruangan hati
lihatlah aku dengan mata hatimu
disini merinduimu
hingga sebut namamu
bisa menetes air mataku
masihkah kau rasai rindu yang menggebu
menggelora dalam jiwa.....
Blitar, 170312
=♥= Parau =♥=
oleh: Rahysta
Bila kau dengar parau suaraku
walau saat menjelang sadarku
itulah gambaran hatiku
yang masih lekat menyayangimu
Bila kau tanyakan tentang rasa dalam angan
kan 'ku kata sejujurnya kau masih jadi pujaan
membelenggu rasa dalam hatiku
mengoyak jiwa yang mengiba walo pernah kau sakiti
kau campakkan dan kau tinggal pergi
tanpa kata berlalu begitu saja
namun di sini di hati ini masih tergetar rasa yang sama
masihkah ada rasa itu
rasa sayang yg pernah kau curahkan padaku
peluk mesra serta manjamu
yang pernah 'ku rasa...
masih kah kau mendambakanku dalam hatimu...
ahhh........ aku tak tau
karena ku dengar kau tlah jadi milik sahabatku
Blitar, 110312
Bila kau dengar parau suaraku
walau saat menjelang sadarku
itulah gambaran hatiku
yang masih lekat menyayangimu
Bila kau tanyakan tentang rasa dalam angan
kan 'ku kata sejujurnya kau masih jadi pujaan
membelenggu rasa dalam hatiku
mengoyak jiwa yang mengiba walo pernah kau sakiti
kau campakkan dan kau tinggal pergi
tanpa kata berlalu begitu saja
namun di sini di hati ini masih tergetar rasa yang sama
masihkah ada rasa itu
rasa sayang yg pernah kau curahkan padaku
peluk mesra serta manjamu
yang pernah 'ku rasa...
masih kah kau mendambakanku dalam hatimu...
ahhh........ aku tak tau
karena ku dengar kau tlah jadi milik sahabatku
Blitar, 110312
=♥= Keindahanmu =♥=
oleh: Rahysta
Blitar, 090312
Lentera senja tlah menyala
memberi terang saat gulita
walo tak seterang sinar mentari
tp mampu terangi sudut gelap yg sepi
Temaram cahaya rembulan
serta kerlipan bintang
terasa sunyi dalam damai
hembusan angin membelai dedaunan
dan sayup terdengar nyayian binatang
menambah syahdunya suasana malam
memberi terang saat gulita
walo tak seterang sinar mentari
tp mampu terangi sudut gelap yg sepi
Temaram cahaya rembulan
serta kerlipan bintang
terasa sunyi dalam damai
hembusan angin membelai dedaunan
dan sayup terdengar nyayian binatang
menambah syahdunya suasana malam
Terpaku ku dalam diam
menikmati indahnya alam
rasa kagum tak bisa ak sembunyikanmenikmati indahnya alam
betapa indah ciptaan MU ya ALLAH
berguman dalam hatiku
rasa syukur yang dalam
memuji segala kebesaranMU
betapa selama ini kubutakan mata dan pikiran
hanya ku nikmati keindahan
tanpa ku syukuri karuniamu TUHAN
Kini kusadari betapa hina dan kecilnya aku di hadapan MU
ampunilah segala kilaf dan dosaku
jadikan aku seorang hamba yg takut kepadaMU
patuhi semua perintah MU dan jauhi semua larangan MU
bimbing aku ke jalan rahmatmu YA ALLAH
berguman dalam hatiku
rasa syukur yang dalam
memuji segala kebesaranMU
betapa selama ini kubutakan mata dan pikiran
hanya ku nikmati keindahan
tanpa ku syukuri karuniamu TUHAN
Kini kusadari betapa hina dan kecilnya aku di hadapan MU
ampunilah segala kilaf dan dosaku
jadikan aku seorang hamba yg takut kepadaMU
patuhi semua perintah MU dan jauhi semua larangan MU
bimbing aku ke jalan rahmatmu YA ALLAH
Blitar, 090312
=♥= Resahku =♥=
oleh: Rahysta
Malam
Gelapmu kian mencekam
Ku terpaku dalam kebisuan
Bulan ~ bintang tertutup awan
Terasa semua jadi kelam
Gelisah dan sepi menyelimuti
Hingga kehampaan yang aku rasakan
Saat ku sadari tiada lagi kau disisi
Kau tlah pergi...diam tanpa pesan
Tinggalkan 1000 tanya yang aku sendiri tak tau jawaban nya....
Tinggalkan ku dalam kebimbangan
Dan seakan kau pupusan semua harapan
Kuterdiam tanpa tau apa yang harus aku lakukan
Tak tau pula salah yang aku perbuat
jiwa kelu dalam keresahan
Hati pilu dalam kegundahan
Gelisah yang menghempaskanku dalam ketidak pastian
Inginku tanya tentang segalanya
Tentang hati dan harapan
Tentang cinta dan masa depan
Juga rindu yang kau sulam
Masihkah ada impian dan harapan yang pernah kau janjikan....
Beri aku sebuah kepastian....
Blitar, 070312
Malam
Gelapmu kian mencekam
Ku terpaku dalam kebisuan
Bulan ~ bintang tertutup awan
Terasa semua jadi kelam
Gelisah dan sepi menyelimuti
Hingga kehampaan yang aku rasakan
Saat ku sadari tiada lagi kau disisi
Kau tlah pergi...diam tanpa pesan
Tinggalkan 1000 tanya yang aku sendiri tak tau jawaban nya....
Tinggalkan ku dalam kebimbangan
Dan seakan kau pupusan semua harapan
Kuterdiam tanpa tau apa yang harus aku lakukan
Tak tau pula salah yang aku perbuat
jiwa kelu dalam keresahan
Hati pilu dalam kegundahan
Gelisah yang menghempaskanku dalam ketidak pastian
Inginku tanya tentang segalanya
Tentang hati dan harapan
Tentang cinta dan masa depan
Juga rindu yang kau sulam
Masihkah ada impian dan harapan yang pernah kau janjikan....
Beri aku sebuah kepastian....
Blitar, 070312
=♥= Rasa =♥=
oleh: Rahysta
Rasa itu
masih ada dalam hatiku
setia itu juga masih terjaga selalu
walau kadang terbentang jurang yang memisahkan
dan sejuta rintangan yang menghalang
ku kan tetap melangkah
dengan satu tujuan
satu cinta dan satu hati
smoga smua akan jadi nyata
Blitar, 050312
Rasa itu
masih ada dalam hatiku
setia itu juga masih terjaga selalu
walau kadang terbentang jurang yang memisahkan
dan sejuta rintangan yang menghalang
ku kan tetap melangkah
dengan satu tujuan
satu cinta dan satu hati
smoga smua akan jadi nyata
Blitar, 050312
=♥= Legowo Senajan Atiku Kuciwo =♥=
oleh: Rahysta
Nanar mata menatap tak percaya
lunglai jemari tak berdaya
melerai rasa yang menghimpit jiwa
pupus segala impian dan harapan
yang pernah singgah, punah dan kembali menengadah
hadirmu ....
walau hanya sekejap lalu
mampu membangkitkan ku dari keterpurukan
menghapus duka lara serta air mata
walau hanya sapa namun begitu berarti bagi jiwa yg pernah merana
Namun ....
segalanya hanyalah mimpi belaka
kau hadir hanya tuk goreskan luka,menikamku dalam binasa
kau acuhkan aku bagai sampah yang tiada berharga
bahkan kau pamerkan kemesraan diantara linangan air mata
Mengapa.....
tak kau bunuh saja aku biar kau rasai puas di hatimu
mengapa kau cabik-cabik hatiku jadi puingan berlalu
kalau hadirmu hanya tuk melukai dan hancurkan hatiku
ku akan berlalu dari hidupmu
doaku smoga bahagia selalu kau rasakan bersamanya
biarlah ku usung puing-puing hatiku bersama tangis yang makin memilu
LEGOWO SENAJAN ATIKU KUCIWO
Blitar 210312
Nanar mata menatap tak percaya
lunglai jemari tak berdaya
melerai rasa yang menghimpit jiwa
pupus segala impian dan harapan
yang pernah singgah, punah dan kembali menengadah
hadirmu ....
walau hanya sekejap lalu
mampu membangkitkan ku dari keterpurukan
menghapus duka lara serta air mata
walau hanya sapa namun begitu berarti bagi jiwa yg pernah merana
Namun ....
segalanya hanyalah mimpi belaka
kau hadir hanya tuk goreskan luka,menikamku dalam binasa
kau acuhkan aku bagai sampah yang tiada berharga
bahkan kau pamerkan kemesraan diantara linangan air mata
Mengapa.....
tak kau bunuh saja aku biar kau rasai puas di hatimu
mengapa kau cabik-cabik hatiku jadi puingan berlalu
kalau hadirmu hanya tuk melukai dan hancurkan hatiku
ku akan berlalu dari hidupmu
doaku smoga bahagia selalu kau rasakan bersamanya
biarlah ku usung puing-puing hatiku bersama tangis yang makin memilu
LEGOWO SENAJAN ATIKU KUCIWO
Blitar 210312
=♥= Tanyaku =♥=
oleh: Rahysta
Bila ada tanyaku
mungkinkah kau mampu menguraikan nya
dengan sebuah jawaban dan ketegasan yg nyata
melihat pemandangan di depan mata
dapati rakyat jelata di aniaya
melihat kekerasan,semena2 meraja lela
Wahai kau aparat
lupakah tugasmu mengayomi rakyat
tidak malukah kau dengan seragam yang kau kenakan
serta senapan yang ada di tangan
kau gunakan sepatu KINCLONGmu tuk menendang
main keroyok tanpa belas kasihan
pada rakyatmu yang kau anggap hewan
Wahai aparat
Andaipun jelata punya salah
mengapa harus dengan tendangan
mengapa kekerasan yang bicara
tidak adakah cara damai tuk menyelesaikan nya
mengapa kau ajarkan kekerasan pada kaum awam
Dimanakah hatimu........ mengapa otakmu jadi dungu
kau perlakukan mereka seperi lembu
yang hanya bisa dengar cambukanmu
lalu gimana dengan para KORUPSI itu
adakah kau berani mengeluarkan taringmu
tuk merobek mulut busuk penuh janji palsu
Mengapa kau begitu suka di panggil BANGSAT
PENGHIANAT DAN KEPARAT yang BEJAT
dan hanya akan mendapatkan LAKNAT
sedang sapaan lembut penuh HORMAT kan kau dapat
bila kau lindungi dan ayomi RAKYAT
tanpa harus kau SUAP RHIDO TUHAN
Kami butuh perlindungan bukan kekerasan
Akan jadi apa NEGRI ini
bila sudah tak ada lagi yg bisa melindungi
dan kemana kami akan mengadu
sedang yang bercongkol di otakmu hanya memikirkan
PANGKAT DRAJAT DAN MARTABAT
Blitar 200312
Bila ada tanyaku
mungkinkah kau mampu menguraikan nya
dengan sebuah jawaban dan ketegasan yg nyata
melihat pemandangan di depan mata
dapati rakyat jelata di aniaya
melihat kekerasan,semena2 meraja lela
Wahai kau aparat
lupakah tugasmu mengayomi rakyat
tidak malukah kau dengan seragam yang kau kenakan
serta senapan yang ada di tangan
kau gunakan sepatu KINCLONGmu tuk menendang
main keroyok tanpa belas kasihan
pada rakyatmu yang kau anggap hewan
Wahai aparat
Andaipun jelata punya salah
mengapa harus dengan tendangan
mengapa kekerasan yang bicara
tidak adakah cara damai tuk menyelesaikan nya
mengapa kau ajarkan kekerasan pada kaum awam
Dimanakah hatimu........ mengapa otakmu jadi dungu
kau perlakukan mereka seperi lembu
yang hanya bisa dengar cambukanmu
lalu gimana dengan para KORUPSI itu
adakah kau berani mengeluarkan taringmu
tuk merobek mulut busuk penuh janji palsu
Mengapa kau begitu suka di panggil BANGSAT
PENGHIANAT DAN KEPARAT yang BEJAT
dan hanya akan mendapatkan LAKNAT
sedang sapaan lembut penuh HORMAT kan kau dapat
bila kau lindungi dan ayomi RAKYAT
tanpa harus kau SUAP RHIDO TUHAN
Kami butuh perlindungan bukan kekerasan
Akan jadi apa NEGRI ini
bila sudah tak ada lagi yg bisa melindungi
dan kemana kami akan mengadu
sedang yang bercongkol di otakmu hanya memikirkan
PANGKAT DRAJAT DAN MARTABAT
Blitar 200312
=♥= Sayup Rindu =♥=
oleh: Rahysta
Malam
gelapmu menghantar gelisah jiwaku
serak suara meruntung kalbu
kala jantung bagai lautan bergelombang
terusik otak pada kerinduan
Sayup terdengar isak tangisku
bertitian sepi bisikan doa
karena resah yang merajai jiwa
Aku hanyalah insan biasa
yang punya hati dan nurani
dan tak bisa di bohongi
pa bila cinta tlah butakan mata dan tulikan telinga
Apa salah bila ku menyinta
apa salah jika engkau teryata
pilihan hati belahan jiwaku ini
apa salah jika ku taruh sejuta harapan padamu
kekasih hatiku
Blitar, 150312
Malam
gelapmu menghantar gelisah jiwaku
serak suara meruntung kalbu
kala jantung bagai lautan bergelombang
terusik otak pada kerinduan
Sayup terdengar isak tangisku
bertitian sepi bisikan doa
karena resah yang merajai jiwa
Aku hanyalah insan biasa
yang punya hati dan nurani
dan tak bisa di bohongi
pa bila cinta tlah butakan mata dan tulikan telinga
Apa salah bila ku menyinta
apa salah jika engkau teryata
pilihan hati belahan jiwaku ini
apa salah jika ku taruh sejuta harapan padamu
kekasih hatiku
Blitar, 150312
=♥= Puisi Rindu Buat Kakanda =♥=
oleh: Rahysta
Rona jingga dicakrawala
Mengalung kemuning merambat gelap
Sepoi angin membelai ilalang
Mendayu hantarkan gurat kerinduan
Kakanda
kaulah pelipur lara
Tempat berbagi dalam suka duka
Sandaran hati ketika 'ku dalam kerapuhan
Menuntunku dari lembah kehancuran
Membimbingku dengan penuh kelembutan
Kaulah kekasih hatiku
Yang menghiasi jiwa dengan keindahanmu
Mengukir hati dengan warna warni pelangi
Mengikis egoisku dengan kesabaran hati
Hingga kurasakan damai
Kakanda
Bersamamu 'ku rasakan perihnya rindu
Rindu yang menggelitik kalbu
Bersamamu kan 'ku jaga hatiku
Jaga setia walau badai melanda
Sampai saatnya tiba
Cinta kita melabuh di dermaga
Dalam bahtera rumah tangga
Dengan ridho Tuhan Yang Maha Kuasa
Blitar, 090612
Mengalung kemuning merambat gelap
Sepoi angin membelai ilalang
Mendayu hantarkan gurat kerinduan
Kakanda
kaulah pelipur lara
Tempat berbagi dalam suka duka
Sandaran hati ketika 'ku dalam kerapuhan
Menuntunku dari lembah kehancuran
Membimbingku dengan penuh kelembutan
Kaulah kekasih hatiku
Yang menghiasi jiwa dengan keindahanmu
Mengukir hati dengan warna warni pelangi
Mengikis egoisku dengan kesabaran hati
Hingga kurasakan damai
Kakanda
Bersamamu 'ku rasakan perihnya rindu
Rindu yang menggelitik kalbu
Bersamamu kan 'ku jaga hatiku
Jaga setia walau badai melanda
Sampai saatnya tiba
Cinta kita melabuh di dermaga
Dalam bahtera rumah tangga
Dengan ridho Tuhan Yang Maha Kuasa
Blitar, 090612
Kamis, 19 April 2012
♥♥ R I N D U K U ♥♥
♥♥ R I N D U K U ♥♥
Waktu terus berlalu meninggalkan pagi dalam sendu
Mentari juga enggan tampaki diri
Langit berselimut kabut,
Mendung menggenang jadikan gerimis mengundang
Juga langkahku
Tak pernah patah walo hati merindu
Berjalan menyusuri rintik hujan
Menikmati dingin dengan kaki telanjang
Bermain air dengan payung di tangan
Ingin ku terikkan rindu yang bertandang
Kepadamu wahai sang hujan, sampaikan salam
Ku masih di sini dengan setia
Cinta yang kian membara
Merindukan engkau wahai belahan jiwa
Dengan tetap menjaga hati
Karena hadirmu yang begitu berarti
Tunggu aku sampai kembali
Bersamamu ikrarkan janji suci
Gapai bahagia hidup didunia
Juga selamat di akherat sana
Smoga Allah meridhoi cinta kita
Aamiin
salam santun
hallo teman" bloger, ini merupakan postingan pertama saya.
di blog ini nantinya akan saya isi dgn tulisan"dan artikel yg sekiranya bs bermanfaat bgi para pembaca.
semoga bermanfaat.
di blog ini nantinya akan saya isi dgn tulisan"dan artikel yg sekiranya bs bermanfaat bgi para pembaca.
semoga bermanfaat.
Langganan:
Postingan (Atom)
